Home » CPNS 2017 » Penerimaan Pegawai Puskesmas Dipertanyakan

Pengumuman CPNS 2017

Penerimaan pegawai BLUD Puskesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan belum lama ini dipertanyakan oleh Komisi B DPRD. Pasalnya, dalam penerimaan proses seleksi dinilai tidak transparan dan diindikasikan ada permainan.

Pertanyaan itu terlontar dalam Kunjungan Kerja (kunker) Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan di Puskesmas 1 Kedungwuni, Selasa (16/5). Dalam Kunker yang dipimpin langsung oleh ketua Komisi, Saiful Bahri diikuti oleh sejumlah anggota dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan, Adi Sulistiyono dan Kepala Puskesmas Kedungwuni 1, dr Aryo Tri Nugroho serta sejumlah staf lainnya.

Selain mempertanyakan proses seleksi karyawan BLUD Puskesmas, komisi B DPRD juga mempertanyakan penggunaan anggaran dan silva yang mencapai milyaran pada anggaran 2016 kemarin.

“Penerimaan seleksi karyawan BLUD Puskesmas itu masyarakat banyak yang mempertanyakan bagaimana proses seleksi yang ada, dari pendaftaran sampai tes dan lain-lain. Karena pemasangan pengumumannya pun mepet dua hari atau satu hari baru ditempel, tolong dijelaskan proses seleksi penerimaan Karyawan BLUD apakah itu menjadi tanggungjawab Puskesmas sendiri atau Dinas Kesehatan,” tanya politisi dari PDI Perjuangan, Dodiek Prasetyo.

Sementara dalam kesempatan itu, staf keuangan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Adi Sulistiyono hanya bisa menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa menjawab, sebab penerimaan karyawan bukan kewenangannya.

“Mohon maaf saya hanya bisa menyampaikan (ke Kepala Dinas), terus terang saya tidak tahu mengenai itu dan pertanyaan Pak Dodiek akan langsung saya sampaikan kepada Kepala Dinas yang menanganinya,” jawabnya.

Dalam Kunjungan itu, kekecewaan wakil rakyat juga dilontarkan oleh politisi dari Partai PAN, H Sofyan Sumadi mengenai penyerapan anggaran yang banyak silva.
Adapun anggota lainnya, Tuti Harmonis mengaku kecewa lantaran setiap Komisi B melakukan kunjungan tidak dapat bertemu langsung dengan Kepala Dinas Kesehatan.

“Sepanjang sejarah saya di Komisi B seperti waktu Kunjungan di Puskesmas Bojong, Kedungwuni dan kali ini di Kedungwuni Kepala Dinas tidak hadir. Komisi B ini sebetulnya menghendaki seperti yang disampaikan anggota komisi harus saling komunikasi. Kalau ada pertanyaan yang bersangkutan ada beliaunya kan enak, mohon ketika ada kunjungan yang dihadirkan Kepala Dinasnya sehingga kita tidak membawa PR,” pintanya.

Ditambahkan, Komisi B ini mitra Dinas Kesehatan namun sampai saat ini belum pernah bertemu, namun ketika ada kunjungan oleh komisi lain Kepala Dinas Kesehatan mau menemui. Namun dengan komisi B kenapa tidak. (yon)

Sumber: http://radarpekalongan.com/93438/penerimaan-pegawai-puskesmas-dipertanyakan-dalam-kunjungan-kerja-komisi-b-dprd/



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Post a Response