Home » Uncategorized » 32 Satpol PP Kena Tipu Calo CPNS/CASN

Sebanyak 32 orang satuan pamong praja (Satpol PP) Kota Bengkulu tertipu dengan modus dapat masuk data base dalam penerimaan CPNS/CASN dari tenaga honorer di Pemerintahan Kota Bengkulu.
Sebanyak 32 anggota Satpol korban penipuan sebelumnya sudah berulang kali mendatangi aparat berinisial AR dan SU meminta uang mereka dikembalikan, karena percaya dua orang PNS/ASN tersebut merupakan orang dekat Wali Kota Bengkulu Ahmad kanedi.

Hingga saat ini, uang yang dikembalikan baru Rp11,8 juta dari uang Rp395 juta yang di peroleh dari 32 Satpol PP yang jadi korban, dan baru dikembalikan hanya kepada enam orang anggota Satpol PP selebihnya 26 orang lainnya belum di bayar.
Enam orang yang uangnya dikembalikan AR adalah Art Rp8 juta, Yadi Rp1 juta, Tomy Rp500 ribu, Desmi Rp1 juta, Lian Rp400 ribu, dan Boby Rp400 ribu dan selebihnya akan melaporkan hal itu ke polisi.
Wali kota Bengkulu Ahmad Kanedi mengatakan belum mengetahui permasalahan tersebut, jila ada Satpol PP menjadi korban penipuan aparat Satpol PP itu sendiri segera laporkan saja kasus itu ke polisi.
"Kalau pastinya saya belum tahu. Apalagi hingga saat ini belum ada laporan, dan malah saya meminta Satpol PP yang menjadi korban penipuan segera melaporkan masalah itu ke polisi," katanya.
Sebenarnya Wali kota Bengkulu sebelumnya sudah mengetahui persoalan itu, karena kasus tersebut mencuat sejak 32 Satpol PP itu dinyatakan tidak bisa diverifikasi dalam database pada 2010.
"Inikan sudah pernah mencuat dulu. Tapi bisa dikondisikan, akhirnya bisa redam. Kemudian saat ini persoalan itu muncul kembali
Di sisi lain, oknum Satpol PP berinisial AR berani menjanjikan kelulusan data base 32 para honorer Satpol PP diketahui masih terbilang sebagai kerabat dekat pejabat teras di Pemkot," kata salah seorang korban yang tidak mau disebutkan namanya.
Untuk dapat masuk sebagai tenaga honor di Satpol PP, sebelumnya harus menyetorkan uang sebesar Rp10 juta ke orang-orang yang memiliki jabatan serta orang dekat Wali Kota Bengkulu dengan harapan dapat diterima, dan dijanjikan bekerja.
Kakansatpol PP Kota Bengkulu Khairul Shaleh mengatakan tidak mengkondisikan 32 Satpol PP itu. Hanya saja, diantara merekalah yang berinisiatif mengumpulkan uang, dan uang tersebut disetorkan pada AR.
"Justru karena pernah mencuat, dan saya kemudian mengetahui itu. Akan tetapi karena tidak lulus verifikasi, saya sudah menganjurkan kepada AR agar segera mengembalikan uang yang sudah diterima AR itu, dan setahu saya sudah dikembalikan," katanya.
Hingga saat ini, total Satpol PP di Kota berjumlah 276 orang dengan rincian, sebanyak 200 orang masih berstatus honorer, dan rata-rata mereka tidak bisa mengikuti tes CPNS/CASN, karena hanya memiliki ijazah SMA.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.