Pengumuman CASN : 45.846 Guru Honorer Resah - CASN 2014

By | 06/03/2012

Puluhan ribu guru honorer di Jawa Tengah yang masuk kategori 1 dan 2 resah karena hingga kini belum bisa diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS/CASN).

Padahal selain usia yang rata-rata sudah di atas 35 tahun, mereka juga sudah mengabdi di sekolah selama belasan tahun. Koordinator guru honorer TK Kabupaten Wonogiri Erza mengatakan, ada 1.150 honorer guru TK di daerahnya yang sudah belasan tahun mengabdi namun belum juga diangkat menjadi CPNS/CASN.

“Kami sudah tua, rata-rata usia kami sudah di atas 35 tahun,”kata Erza saat beraudiensi dengan Komisi E DPRD Jateng di Semarang, kemarin.

Dari data Dinas Pendidikan Provinsi Jateng, total guru honorer mencapai 45.846 orang. Rinciannya,4.039 orang masuk kategori 1 dan 41.807 orang kategori 2. Salah satu upaya yang bisa ditempuh untuk menuntaskan pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS/CASN seperti amanat PP No 43/2007, bisa dilakukan dengan cara seleksi internal. Jika persoalan tersebut diserahkan pemerintah daerah dan pusat untuk menunggu diangkat, masalah ini tidak bakal rampung.

Ternyata rencana seleksi internal ini ditentang sejumlah guru honorer. ”Kalau dilakukan seleksi internal, saya tidak setuju,” ujar Erza.

Anggota Komisi E DPRD Jateng Muh Zen mengatakan, daerahlah yang mengetahui persyaratan guru wiyata bakti atau tenaga honorer yang bisa diangkat menjadi CPNS/CASN di masing-masing kabupaten dan kota ini. “Sebaiknya dilakukan seleksi internal, kendati nanti pada akhirnya yang memenuhi persyaratan kualifikasi bisa diangkat seluruhnya. Paling tidak ini (seleksi) bisa membantu pemerintah,” tandasnya.

Zen mengungkapkan, data tenaga honorer yang terdata di pusat sangat tidak masuk akal. Ini juga tidak bisa dilepaskan dari pendataan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang selama ini dia nilai amburadul.

Seleksi internal itu nanti diserahkan ke BKD di kabupaten dan kota agar bisa didata. Ini bisa diawali saat moratorium penerimaan CPNS/CASN 2012. “Tahun 2013 nanti kami harap sudah bisa dilaksanakan,” ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jateng Kunto Nugroho menyatakan, pemerintah tetap akan mengangkat tenaga honorer yang memenuhi kualifikasi secara bertahap. “Kami tidak tutup mata, tapi persyaratan administrasi harus dipenuhi,” ujarnya.

Uncategorized
Author: adminppci

Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *