Home » Uncategorized » 50 Persen PNS Kompetensinya Rendah

Pengetatan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS/CASN) menjadi salah satu misi utama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) pimpinan Azwar Abubakar.

Pasalnya, dari 4,7 juta PNS/ASN di pusat dan daerah, sekitar 50 persennya berkompetensi rendah, sehingga tidak mampu mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun negara.

“Ini masalah besar dalam penataan aparatur kita. Fakta 50 persen PNS/ASN berkompetensi rendah menjadi pekerjaan utama kita. Mereka harus diatur dan dididik lagi,” ujar Menpan-RB Azwar Abubakar dalam breakfast conversation di Kantor Kemenpan-RB, Jakarta.

Banyaknya PNS/ASN yang berkompetensi rendah, lanjutnya, merupakan kesalahan dari rekrutmen awal. Pola rekrutmennya salah dan sarat KKN menghasilkan pegawai yang tidak profesional. Ini diperparah dengan kuatnya peranan kepala daerah dalam menentukan nasib PNS/ASN-nya.

“Banyak pegawai yang duduk di jabatan salah. Artinya tidak ada kesesuaian antara pendidikan dan bidang pekerjaannya,” ucapnya.

Itu sebabnya, untuk mendidik PNS/ASN berkompetensi rendah ini, pemerintah lebih memperbanyak jabatan fungsional. Setiap PNS/ASN harus ahli di bidangnya agar bisa maksimal dalam melayani publik.

“Sampai saat ini sudah ada 114 kelompok jabatan fungsional yang kita petakan. Nantinya akan kita jadikan 200 kelompok. Karena itu kami masih menunggu masukan dari semua instansi terkait kelompok jabatan fungsional ini untuk kemudian kita tetapkan,” tandasnya.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.