Home » Uncategorized » 95% APBD Habis hanya untuk Biayai Pegawai

Besarnya dana yang digunakan untuk pemekaran daerah nampaknya tidak dipergunakan untuk membenahi infrastruktur. Dana tersebut nampaknya habis untuk membiayai para pegawai di daerah tersebut. Direktur Eksekutif Komite Pengawasan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Agung Pambudi menegaskan rata-rata seluruh daerah anggaran APBD 95 persen dipergunakan untuk belanja pegawai. “Banyaknya pemekaran daerah, sehingga jumlah pegawai yang direkrut sangat luar biasa banyaknya.” ungkapnya di Jakarta.
Agung menilai, untuk mengatasi hal tersebut diperlukan right sizing jumlah pegawai yang dibutuhkan saat ini baik pusat maupun daerah. “Yang paling dominan banyknya dana yang tersedot untuk belanja pegawai adalah pemekaran 205 kabupaten provinsi, yang dimekarkan  dalam sepuluh tahun terakhir itu luar biasa, itu tentu menyerap biaya untuk pemerintahan,” tambah dia.
Agung menambahkan Dana Alokasi Umum (DAU) belanja pegawai saat ini memang 95 persen untuk belanja pegawai, sementara di tahun sebelumnya cuma enam persen. “Salah satunya adalah akibat pemekaran itu, saya mengharapkan agar disetop dulu moratorium pemekaran, dan kebetulan saya juga sebagai tim menemukan hasil rekomendasi yang sama,” jelas dia.
Dirjen Perimbangan Kementerian Keuangan Marwanto menerangkan pengguanaan DAU menjadi sangat tergantung kepada manajemen yang ada di daerah. “Dari Kementerian Keuangan hanya men-disburst. Nah nanti diperubahan UU Nomor 33 yang berkaitan dengan desenteralisasi fiskal, kita akan mencoba melihat itu kemudian memasukkan beberapa kebijakan. Sehingga optimalisasi dana transfer ke daerah bisa maksimal, serta dengan beberapa strategi yang sekarang sedang digodok,” tutupnya.
Strategi itu, diantaranya bahwa di daerah itu nanti diberikan semacam kebijakan bahwa minimal daerah itu harus mengalokasikan sekian persen dari belanja daerahnya untuk belanja kapital. “Ada pemikiran juga bahwa belanja pegawai itu harusnya di tahan, kita sedang review itu. Kita kan harus melihat data dari 524 daerah.” urainya.
Marwanto memaparkan kalau belanja pegawai itu range-nya antara 40 persen sampai 85 persen. “Tetapi memang tergantung daerahnya, sisanya diantaranya belanja modal,” tukas dia.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.