Home » Uncategorized » Alasan Kenapa diberlakukan Moratorium CPNS/CASN 2011

Bagi anda yang bercita-cita menjadi PNS/ASN (pegawai negeri sipil) tahun 2011 ini harus menahan diri. Hal ini disebabkan pemerintah menerapkan kebijakan moratorium (penghentian sementara) –berlaku di sebagian instansi– proyek penerimaan abdi negara. Langkah itu ditempuh karena jumlah PNS/ASN saat ini meluber alias terlalu banyak.

Pegawai negeri sipil saat ini tercatat 4.598.100 orang. Belum lagi ditambah pegawai honorer yang jumlahnya tidak sedikit di setiap instansi. Jumlah tersebut terlalu gemuk sehingga sangat tidak efesien dan tidak efektif.

Di sejumlah intansi, baik di level pusat maupun daerah, sering kali satu pekerjaan ringan dikerjakan oleh dua orang. Sebagai contoh, di beberapa bagian humas pemerintah daerah, pegawai yang bertugas untuk mengkliping koran saja dua orang. Akibatnya, tak jarang terlihat PNS/ASN hanya terlihat santai dan bercanda. Bahkan, budaya main catur merupakan sebuah hal yang lumrah bagi PNS/ASN untuk membunuh waktu sepi sembari menunggu jam istirahat atau pulang.

Dampak jumlah PNS/ASN yang melebihi kuota itu juga menggerogoti anggaran. Sekitar 124 daerah menggunakan APBD lebih dari 50 persen untuk membayar gaji pegawainya. Bahkan, ada 16 pemerintah daerah yang APBD-nya ’’tenggelam’’ lebih dari 70 persen hanya untuk membayar para abdi negara itu. Misalnya, Kabupaten Lumajang menghabiskan 83 persen APBD untuk membayar gaji pegawai. Lantas, bagaimana bisa membiayai pembangunan yang bertujuan menyejahterakan rakyat.

Dengan dana tersisa 17 persen, seperti yang terjadi di Lumajang itu, apa yang bisa diharapkan. Begitu juga, Kabupaten Karanganyar menyalurkan sekitar 75 persen anggaran untuk membayar pegawai. Lantas, rakyat mendapat apa dengan sisa dana yang hanya 25 persen itu. Apalagi, jumlah tersebut belum dialokasikan untuk operasional. Selain itu, dengan sisa anggaran yang minim tersebut, bagaimana pemerintah daerah merangsang pertumbuhan ekonomi yang lebih baik bila tak mempunyai dana stimulus. Sebab, bisa jadi kas pemda akan kosong.

Kalau kita tarik ke belakang, melubernya jumlah PNS/ASN yang kini menjadi tanggungan besar APBD dan APBN tak terlepas dari politik pencitraan masa lalu. Berdasar data yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Negara (BKN), pertumbuhan pegawai negeri terbesar terjadi pada 2007 (9,18 persen) dan 2009 (10,80 persen).

Periode 2009 adalah yang terbesar sejak 2003. Pada periode tersebut, ada agenda nasional pemilu dan pemilihan presiden. Politik membuka keran pegawai negeri seluas-luasnya tak terlepas dari pencitraan dan upaya menarik simpati untuk peserta pemilu dan pilpres. Sulit rasanya menyebut proyek pengangkatan calon PNS/ASN secara besar-besaran pada 2009 tidak ada yang berkaitan dengan pemilu dan pilpres.

Penerimaan pegawai secara besar-besaran pada 2007 dan 2009 itu baru kita rasakan dampaknya sekarang. Saat ini pemerintah harus menguras anggaran negara dan daerah hanya untuk membayar gaji pegawai. Sementara di sisi lain, efektivitas PNS/ASN dalam melayani publik tak jarang dikritik rakyat.

Langkah moratorium penerimaan calon PNS/ASN saat ini merupakan jalan ekstrem yang, mau tidak mau, harus diambil pemerintah. Sebab, bila menerapkan pensiun dini, pemerintah juga membutuhkan dana besar untuk pesangon. Penguasa harus mengambil hikmah dari booming PNS/ASN saat ini. Kapan harus menambah PNS/ASN dan kapan tidak, serta PNS/ASN dan birokrasi bukan merupakan alat politik. 

Download Soal-Soal CPNS/CASN Indonesia



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



There Are 4 Responses So Far. »

  1. Tahun ini saya lulus,,,dan sangat berminat mengikuti CPNS :))
    Tapi kok ada pemberhentian???

  2. alasan saja pemerintah tidak ada dana. kalau tidak sanggup jadi presiden sebaiknya mundur saja. masih banyak yang mau jadi presiden.

  3. kenyataannya honorer bekerja lebih keras dari PNS. Banyak PNS yang kerjanya asal2an!!!

  4. Gagasan yang bagus, sebagai seorang PNS memang harus bekerja seefektif dan se-efisien mungkin. Saya sendiri gerah lihat teman yang kerjanya ‘asal’….semoga dengan ini semua bisa menjadi yang lebih baik…amin