Home » Uncategorized » Bayar Rp 6 Juta, 9 Guru Ngaku Jadi Korban Penipuan CPNS/CASN

Kasus penipuan CPNS/CASN kembali terjadi. 9 Guru swasta di Kabupaten Pasuruan mengaku menjadi korban penipuan oknum guru lain. Mereka dijanjikan menjadi guru kinerja atau CPNS/CASN di lingkungan Dinas Pendidikan (Diknas) Jatim. Syaratnya, mereka harus membayar Rp 6 juta per orang.

“Uang itu katanya buat uang pembuka menjadi guru kinerja,” ujar Bayu Firmansyah, salah satu korban penipuan, Selasa (28/2/2012).

Kasus ini berawal tahun 2009 lalu, Nw dan temannya Ed yang yang bekerja di Diknas Kabupaten Pasuruan terang-terangan menawarkan peluang menjadi guru kinerja atau CPNS/CASN di bawah pengawasan Diknas Jatim. Selanjutnya, jika lolos dan menerima surat keputusan (SK) PNS/ASN maka dapat dimutasikan ke Diknas Pasuruan.”Kita percaya karena Ed bekerja di Diknas Pasuruan,” jelas Bayu.

Demi menguatkan modus penipuan yang dilakukan, lanjut Bayu, Nw dan Ed menyodorkan formulir pengalaman atau pengabdian sebagai guru yang akan disertakan dalam lembar pengajuan bersama curiculum vitae yang dibubuhi materai.

Bahkan, oknum guru itu memberikan garansi akan mengembalikan uang jika hingga April 2011 belum ada SK CPNS/CASN dari Diknas Jatim.”Namun hingga saat ini belum ada realisasinya,” terang Haliamtus Sa’diyah, guru Raodlotul Adfal (TK) Sunan Ampel Rejoso.

Ke-9 guru ini mengancam jika dalam waktu satu bulan ke depan Nw dan ed tidak mengembalikan uang yang sudah disetorkan, mereka akan melaporkan kasus itu pada Dewan Pendidikan Pasuruan dan Dinas Pendidikan Pasuruan.

Sementara, Nw sendiri belum bias dikonfirmasi. Menurut salah seorang guru yang menjadi korban penipuan, ia sedang sakit dan dirawat di Puskesmas Purwodadi saat mereka mendatangai rumahnya di Desa Tambak Sari Kecamatan Purwodadi untuk menagih janji.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.