Home » Uncategorized » BKN Ditargetkan Menjadi Indonesia National Assessment Center (INAC)

Badan Kepegawaian Negara (BKN) ditargetkan menjadi Indonesia National Assessment Center (INAC) untuk aparatur pemerintah. Karena itu Wakil Menteri Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamenpan dan RB), Eko Prasojo meminta BKN mempertegas standar  kompetensi serta pola karir para assessor yang akan membidangi Assessment Center (AC).

“BKN sangat berpeluang menjadi Indonesia National Assessment Center (INAC). Karena BKN, baik pusat maupun 12 Kantor Regional BKN telah memiliki AC yang akan digunakan oleh seluruh kementerian/lembaga pemerintah di Indonesia baik pusat maupun daerah,” ujar Eko Prasojo dalam keterangannya, Jumat (2/12).

Dia menyebutkan dalam kerangka reformasi birokrasi, pada 2014 ditargetkan sejumlah capaian di antaranya efisiensi pemerintah meningkat, terwujudnya open government dan participative government. Artinya masyarakat berpartisipasi aktif dalam mendukung program-program pemerintah.

“Kunci suksesnya reformasi birokrasi terletak di bidang kepegawaian yang pelaksanaannya ada di tangan BKN. Kini arah kepegawaian sudah disiapkan, kita akan membangun birokrasi yang berorientasi pada fungsi,” ucapnya.

BKN sangat sentral dalam pengembangan SDM. Karena itu perlu dipertegas peran instansi yang tergabung dalam paguyuban PAN-RB yakni Kemenpan&RB sebagai policy maker, Lembaga Administrasi Negara (LAN) sebagai think tank dan pendidikan latihan aparatur dan BKN sebagai pelaksana manajemen SDM PNS/ASN termasuk yang melakukan perbaikan dalam proses rekrutmen, promosi, penyusunan database kepegawaian.

“Nantinya kita akan memperkuat aparatur negara dengan mengikat satu hal dengan yang lain. Demikian juga dengan pengembangan SDM yang akan dilakukan sesuai kebutuhan instansi. Juga pengembangan kompetensi melalui beasiswa pendidikan misalnya harus diberikan sesuai dengan kebutuhan instansi,” tuturnya.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



There Is 1 Response So Far. »

  1. saya sangat setuju bkn menjadi inac, tapi ingat kalau di negeri ini masih ada yang menggunakan kekuasaan, kkn, nepotisme, korupsi tidak bisa pudar di negeri ini, tetap saja rakyat jelata akan miskin dan tidak akan pernah ada kesempatan, keadilan bukan jadi milik rakyat tapi milik penguasa.