Home » Uncategorized » Calo CPNS/CASN Masih Banyak Gentayangan

Bupati Maros HM Hatta Rahman mengingatkan honorer kategori I di Maros agar mewaspadai calo yang menjanjikan mampu meloloskan jadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS/CASN).
Himbauan Hatta ini mengantisipasi ulah calo yang potensial mengambil keuntungan proses verifikasi di Jakarta.
”Urusan kelulusan dan hasil seleksi tenaga honorer kategori I, Pemkab Maros tidak memiliki kewenangan.Kami hanya menyerahkan berkas. Selanjutnya verifikasi kewenangan penuh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan).
“Data kategori I masih ada di pusat, Pemkab Maros masih menunggu hasil verifikasi pusat dan belum ada jadwal pasti kapan hasil keluar,” ujarnya baru-baru ini.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD) Maros, A Ashar Paduppa menuturkan, hasil verifikasi terbaru, tenaga honorer kategori I tercatat 118 orang. Namun itu belum final, karena bisa bertambah ataupun berkurang.
“Hasil pertemuan terakhir di seleuruh BKD di Batam baru-baru ini, setiap kabupaten hanya diberikan jumlah yang lulus, tapi belum ada nama-namanya,” kata Ashar.
Dikemukakannya, berkas kategori I yang disetor Maros 119. Hasil verifikasi awal yang digelar di Pare-pare seluruhnya lolos. Hasil verifikasi ke dua di Hotel Transit II Maros, tidak ada berkas Maros yang lolos padahal Pemkab Maros kembali mengusulkan berkas sehingga menjadi 243 berkas. Kemudian kembali dilakukan verifikasi dan terakhir hasilnya 118 orang tersebut.
Honorer kategori I, gajinya dibiayai APBD atau APBN. Kategori II tidak dibiayai APBD atau APBN dan honornya dibayar sesuai kemampuan SKPD masing-masing.
Menurut Ashar, sesuai penjelasan Menpan, kategori I sebenarnya adalah pegawai yang tidak terdata di database beberapa tahun lalu, sehingga seharusnya jumlah honorer kategori I tiap kabupaten hanya 5 sampai 10 yang masuk. Kenyatannya, yang terjadi mencapai ratusan orang. Akibatnya verifikasi yang dilakukan sangat ketat.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.