Home » Uncategorized » DPR Setuju Stop Penerimaan CPNS/CASN pada Tahun 2011

DPR RI melalui Wakil Ketua Komisi II (Komisi Pemerintahan) DPR RI, Abdul Hakam Naja, sependapat dengan keinginan pemerintah pusat untuk menghentikan sementara (moratorium) penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS/CASN) untuk tahun ini. "Nanti setelah itu diidentifikasi seluruhnya jumlah PNS/ASN sekarang. Kebutuhannya berapa dan yang perlu diangkat menjadi PNS/ASN berapa," kata Naja ketika dikonfirmasi.
Menurut dia moratorium merupakan kebijakan pemerintah pusat dan akan dibicarakan lebih lanjut di DPR. "Nanti pengawasannya dilakukan DPR. Nanti moratorium bisa berupa Perpres (Keputusan Presiden)," kata Naja.
Wacana moratorium PNS/ASN mengemuka di kalangan pemerintah pusat. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan) EE Mangindaan sebelumnya mengatakan jumlah PNS/ASN sangat berlebihan pada sejumlah bidang sehingga tidak merata di banyak daerah. Guru sekolah lebih banyak misalnya dibandingkan pegawai di bidang lain.
Jika penerimaan CPNS/CASN dihentikan sementara tahun ini, maka untuk tahun depan penerimaan CPNS/CASN bisa tetap dilanjutkan namun dengan mekanisme penerimaan yang berbeda.
Menurut Naja, penerimaan CPNS/CASN berikutnya akan dilakukan pemerintah pusat misalnya alokasi atau formasi CPNS/CASN tidak lagi diputuskan daerah sehingga namanya berganti menjadi penerimaan PNS/ASN Republik Indonesia. "Bukan lagi penerimaan CPNS/CASN daerah," kata Naja.
Menurut dia wewenang penerimaan PNS/ASN yang dikembalikan ke pusat sebenarnya justru lebih bagus sebab anggaran untuk PNS/ASN juga dari pusat. Meski selama ini ditransfer melalui dana alokasi umum (DAU) ke daerah.
"Nah ini makanya ada kecendrungan pemerintah misalnya mengajukan undang-undang (UU) Pemda nantinya diubah istilah pegawai daerah menjadi pegawai RI. Konsolidasi ini penting agar kita bisa menata sebenarnya berapa kebutuhan birokrat dan PNS/ASN seluruh Indonesia dengan pengangkatan PNS/ASN melalui seleksi tingkat nasional," ujarnya.
Pemerintah daerah, lanjut dia, tinggal menentukan PNS/ASN bidang apa yang dibutuhkan. "Sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing. Apakah membutuhkan guru, atau apa," kata dia.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.