Home » Uncategorized » DPR Usul Prajabatan CPNS/CASN Ditarik ke Pusat

Anggapan beberapa kalangan bahwa pendidikan dan pelatihan (diklat) prajabatan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS/CASN) dan PNS/ASN hanya sekadar formalitas , ditepis Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Edy Topo Ashari. Menurut Edy, diklat harus tetap diadakan. Sebab diklat bukan hanya sebagai persyaratan pengangkatan dari CPNS/CASN menjadi PNS/ASN ataupun prasyarat kenaikan pangkat dan golongan. Dikatakan Edy, diklat prajabatan untuk menumbuhkembangkan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

“Tidak benar kalau diklat itu tidak penting dan bersifat formalitas saja. Diklat itu penting dalam mendidik PNS/ASN,” tegas Edy Topo Ashari di Jakarta,, Rabu (14/9).

Dijelaskannya, salah satu hal penting yang diharapkan dalam penyelenggaraan diklat adalah berkaitan dengan kemampuan pengendalian diri dalam merespon berbagai macam keadaan ketika seorang PNS/ASN menjalankan tugas.

Di sisi lain, anggota Komisi II DPR RI Paula Singal mengatakan, mekanisme diklat harus diubah. Sebab, selama ini diklat sifatnya parsial sehingga semangat NKRI berkurang. Akibatnya, setiap PNS/ASN lebih bersifat kedaerahan ketimbang nasional.

“Kalau dilaksanakan secara nasional, setiap pegawai lebih berpikir global bahwa PNS/ASN itu adalah alat pemersatu bangsa dan tidak kedaerahan lagi,” tandasnya.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.