Home » Uncategorized » Fakta, Perekrutan CPNS/CASN Masih Ada KKN

Perekrutan CPNS/CASN Masih Ada KKN. Perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS/CASN) kini masih diwarnai  kecurangan. Masih terdapat oknum yang melakukan praktek korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), selain juga menjual kursi dalam penerimaan pegawai di lingkungan birokrasi. Bila sikap birokrasi masih sama dan tak mampu dibenahi maka kondisi negara diyakini akan hancur.

“Praktek KKN masih ditemui dalam perekrutan pegawai, ini fakta,” kata Sekretaris Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi Tasdik Kinanto. Hal tersebut harus dibenahi dengan mewujudkan reformasi birokrasi nasional.

Menurut dia, birokrasi harus mampu bertindak profesional, produktif dan tidak lelet dalam melayani masyarakat. Kelemahan-kelemahan yang ada harus segera ditangani, aparat birokrasi juga harus mampu menegakan komitmen terhadap peraturan perundang-undangan. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya tidak menyentil daerah mana yang disebut melakukan praktek KKN dalam perekrutan pegawai.

Berkaitan dengan moratorium PNS/ASN, hal ini bakal dikaji lebih mendalam seberapa banyak kebutuhan pegawai negeri sipil di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten/ kota. Dibandingkan negara lain di ASEAN, jumlah presentase pegawai negeri di Indonesia tergolong lebih rendah.

“Dari total penduduk di Indonesia, jumlah pegawai negeri 1,98 persen. Malaysia di atas 3 persen, Brunei Darussaam 11 persen, dan Singapura 3,5,” jelasnya.

Sistem birokrasi di Indonesia kini sudah jauh tertinggal dengan negara-negara ASEAN seperti Brunei, Malaysia, dan  Singapura. Dengan adanya moratorium PNS/ASN dan pegawai yang lebih sedikit, ini bisa menjadi tantangan dalam penataan reformasi birokrasi.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.