Home » Uncategorized » Gaji PNS Sedot APBD Minsel Terbesar

Moratorium (penundaan) sementara penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS/CASN) tahun ini oleh pemerintah pusat, ternyata sejalan dengan pemikiran Bupati Minsel Christiany E Paruntu. “Saat rakor perdana Bupati Minsel dengan kepala SKPD Januari lalu, bupati sudah menyinggung jika jumlah PNS/ASN di Minsel sudah sangat banyak dan akan menahan sementara penerimaan di Minsel, ternyata filling bupati sejalan dengan pemerintah pusat,” ujar Cornelis Mononimbar, Kabag Ortal Pemkab Minsel, Jumat (19/8/2011).

Kata Mononimbar, pemikiran bupati karena jumlah PNS/ASN di Minsel sudah membebani keuangan negara dan sudah tidak efisien dan efektif lagi pada beberapa posisi.

“Jadi pemikiran bupati siapa pensiun itu diganti. Moratorium pemerintah pusat kan seperti itu, pemerintah pusat bukan menghentikan sama sekali tetapi menahan dahulu tahun ini sambil mengkaji jumlah PNS/ASN di Indonesia, dan mencari cara tepat sistem penerimaan,” ujarnya menjelaskan.

Dijelaskan Mononimbar, jumlah PNS/ASN di Minsel total berjumlah 5219 orang. Jumlah itu dari segi struktural sudah mencukupi. “Dilihat dari luas wilayah, dan pembayaran dari dana alokasi umum (DAU) APBD Minsel itu sudah banyak,” ungkapnya.

Meski begitu secara profesional dalam bidang keahlian, masih ada yang sangat berkekurangan. “Contoh di tenaga pendidikan, yang kurang tenaga untuk IPA, Matematika, dan teknologi informatika,” ujarnya.

Lanjutnya lagi, begitu juga tenaga kesehatan, tenaga dokter umum dan dokter ahli itu sangat berkekurangan.
“Apalagi kedepannya progan pos kesehatan desa (poskesdes) ada di tiap desa, maka sangat membutuhkan tenaga medis dan tenaga dokter,” ujarnya lagi.

Untuk itulah kata Mononimbar, pemikiran bupati apa yang kurang itu saja yang dilakukan penerimaan, kemudian yang pensiun itu diganti.

Jumlah PNS/ASN Minsel 5219 orang ini menghabiskan setengah lebih APBD Minsel Tahun 2011 untuk pembayaran gaji dan tunjangan.

“Jumlah total APBD Minsel Rp 408 Milyar, sementara pembayaran gaji dan tunjangan mencapai Rp 220 Milyar,” ujar Plt Asisten Tiga Pemkab Minsel, James Tombokan.

Pembayaran gaji dan tunjangan untuk PNS/ASN se Minsel ini bahkan merupakan alokasi terbesar dari DAU Minsel.

“Kalau DAU jumlahnya Rp 331 Milyar, jumlah itu Rp 220 Milyar bayar gaji dan tunjangan sisanya untuk biaya operasional lainnya,” imbuh Tombokan lagi.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.