Home » Uncategorized » Guru Agama Honorer di Sekolah sulit diangkat jadi PNS

Aspirasi dari Forum Guru Agama Kristen dan Katolik Landak yang disampaikan dengan dewan agar diangkat menjadi CPNS/CASN tampaknya harapan sangat tipis. Soalnya, dari 100 lebih jebolan pendidikan agama itu hanya mengantongi SK honor sekolah atau yayasan. Sedang syarat pengangatan CPNS/CASN harus SK honor yang dibayar APBN atau APBD. Tapi, jawaban pasti, Kamis (5/2) besok pukul 13.00 sesuai jadwal dewan akan mengundang mereka untuk diperpemukan dengan bupati dan instansi lain di aula kantor bupati.

?Mereka akan kita undang perwakilannya saja sebanyak 10 orang, jadi jangan datang ramai-ramai. Kita akan bertemukan langsung dengan Bupati DR Drs Adrianus Asia Sidot Msi, dan instansi terkait baik dari Pemda maupun Depag,? kata Ketua Komisi A DPRD Landak Adrianus Yanto Nunus SH MH saat rapat hearing dengan Depag, Dinas Pendidikan dan Asisten I Setda Landak, belum lama ini.
Dari hearing tersebut, Kasubbag Tata Usaha Depag Landak Rohadi Fauzi,S.Ag sedikit memaparkan, bahwa pihak Depag selama ini mengusulkan kekurangan guru agama yang menetapkan adalah dari pusat. Sedangkan untuk guru honor di Depag perlu dipertegas untuk diangkat menjadi CPNS/CASN ada syarat-syarat tersendiri, diantaranya mereka satu tahun dia di biaya APBN atau APBD, tapi kalau guru honor yang melakukan unjuk rasa digaji yayasan itu bukan dari APBD maka mereka tak memenuhi syarat tentu tidak bisa dimasukan dalam data bese tenaga honor yang akan diangkat menjadi CPNS/CASN.
?Jadi, kalau mereka memenuhui syarat sebagai tenaga honor baik dari agama mana saja bisa kita akomodir dan dalam waktu dekat kami janji keluar SK honor daerah. Tapi kawan-kawan yang demo ini kan tidak memenuhi syarat, karena bukan dibiayai APBN atau APBD? ungkap Rohadi.
Kerena, lanjut dia, jika yang menerima dari kabupaten bisa-bisa di pusat di tolak sehingga akan menjadi persolaan bukan mencari solusi dan itu yang ditakutkan bersama.
Depag Landak berdiri 7 April 2003 jadi bisa dihitung berepa guru agama yang benar-benar honor dengan SK yang dikeluarkan Kandepag atau Kakanwil. ?Jadi kita punya data bese,? ujar Rohadi. (rie)



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



There Are 2 Responses So Far. »

  1. Salah satu supaya kita tidak dipersulit,kita harus DOAKAN mereka agar dilembutkan hati mereka,agar kita dapat diangkat menjadi CPNS tahun ini.Saya juga sudah 6 tahun menjadi guru honorer agama kristen dan gaji masih minim untuk ongkos aja kurang.Tapi kita harus perbanyak doa aja. Gbu.

  2. Kalau peraturan SK honor dari DEPAG maupun Daerah dengan menggunakan biaya dari APBD/APBN,sebagai syarat untuk diangkat menjadi PNS, peraturan ini justru tidak adil. Mengapa ? justru seharusnya Pemda berterima kasih kepada yayasan yang telah memberi honor, maka seyogyanya pemda setempat mencarikan solusi,agar keinginan mereka terwujud. Selamat berjuang saudaraku,untuk mendapat hak yang sama den gan yang lain. Tuhan memberkati.