Home » Uncategorized » Guru Honor Serba Kekurangan

Musyawarah Guru Honor dan Tenaga Bantuan (MGHB) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, menyatakan jumlah Guru honorer dan tenaga bantuan di Balikpapan mencapai 914 orang. Rinciannya, guru honor sebanyak 364 orang dan tenaga bantuan 550 orang. Kesemuanya mengajar di semua tingkat sekolah SD, SMP, dan SMA/SMK dengan tingkat pendidikan minimal SMA. “Ada dua istilah guru yang belum CPNS/CASN di Balikpapan, yakni Guru honor dan tenaga bantuan. Guru honor diangkat melalui SK Sekolah sedangkan bantuan diangkat melalui Dinas Pendidikan Kota. Semuanya sedang menempuh pendidikan S1,” kata Ketua MGHB, Rahmad, Selasa (5/4).

Dia mengatakan, dari jumlah itu belum ada satu pun yang diangkat menjadi PNS/ASN, padahal sebagian besar sudah mengajar berpuluh-puluh tahun lamanya, bahkan ada beberapa guru honor yang sudah mengabdi di atas 20 tahun.

Belum terangkatnya tenaga Guru honorer dikarenakan tidak adanya mekanisme pengangkatan honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN). Untuk PNS/ASN, para honorer harus mengikuti tes penerimaan CPNS/CASN atau jalur umum dan harus bersaing dengan ribuan pelamar.

“Kami minta honorer yang sudah berpuluh tahun mengabdi ada toleransi, mereka sudah tidak bisa lagi ikut tes CPNS/CASN, karena faktor umur,” ungkapnya.

Rahmad mengungkapkan, sekitar 60 persen dari total honorer di Balikpapan sudah berumur di atas 35 tahun yang merupakan batas maksimal ikut tes CPNS/CASN. Akibatnya jika tidak ada kebijakan, maka mereka sampai mati tetap berstatus honor.

Padahal menjadi tenaga honor mereka hanya mendapatkan tunjangan sebesar Rp856 ribu untuk guru

yang mengajar di tingkatan Sekolah Dasar (SD), kondisi jauh lebih baik dibandingkan dengan honorer yang mengajar di tingkat SMP dan SMA/SMK yang dihitung per pertemuan. Pendapatan perbulan maksimal Rp720 ribu.

“Ya, kalau tidak masuk ngajar, gajinya kurang lagi,” ujarnya.

Namun, sejak tahun 2009 lalu, pemerintah provinsi Kalimantan memberikan insentif sebesar Rp300 per bulan yang dibayarkan setiap enam bulan sekali dan insentif kota Balikpapan Rp700 per bulan dan disalurkan per triwulan.

“Insentif kan sifatnya politis, jadi kalau Gubernurnya diganti mungkin saja kebijakan itu hilang juga,” ujarnya.

Kendati demikian, untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka yang jauh lebih besar dibandingkan penghasilan, sebagian besar Guru honorer harus mencari sumber pendapatan lainnya. Misalnya membuka les privat, berdagang di pasar, menjual voucher pulsa.

“Banyak kerja sampingan yang kita lakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup kita,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN) menjadi impian semua tenaga honorer. “Kalau sudah jadi PNS/ASN, kehidupan kita bisa sejahtera, dapat tunjangan, kesehatan, asuransi, dan fasilitas lainnya,” ungkapnya.

Dia  berharap, pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada tenaga honorer yang sudah mengabdi berpuluh puluh tahun lamanya dengan memberikan jaminan kehidupan yang layak.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menggantikan guru yang pensiun di setiap sekolah sesuai dengan bidang keahlian mereka. Sebab setiap tahun ada sekitar 150 guru yang pensiun.

“Kami hanya minta keringanan agar guru yang sudah mengabdi dan berprestasi diangkat dengan menggantikan guru yang sudah pensiun,” harapnya.

Arsip List Posting PPCI



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



There Are 2 Responses So Far. »

  1. This is such a great idea. A friend of mine sent me your website link. It’s such a excellent way to engage readers offline and get physical mail which everyone loves. I may should do this after my blog is up and running a bit more.

  2. I used to be afraid to dive into php, but gave it a shot after reading this. By no means truly adore WordPress’ comment system. Thanks for that tips to get me started.