Home » Uncategorized » Hari Terakhir Kerja, 98 PNS Kota Depok Tidak Masuk

WALI Kota Depok Nur Mahmudi Ismail melakukan inspeksi mendadak ke Dinas Pendidikan Kota Depok, Jln Arif Rahman Hakim, Depok, Jumat (26/8). Sebanyak 98 orang pegawai negeri sipil (PNS/ASN) Kota Depok. Sebanyak 98 orang pegawai negeri sipil (PNS/ASN) Kota Depok tidak masuk kantor saat hari terakhir cuti bersama. Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail, melakukan inspeksi mendadak (sidak) kehadiran Pegawai Negeri Sipil pada hari terakhir sebelum cuti bersama.

Inpseksi mendadak yang dihadiri oleh Wali Kota Depok dilakukan di empat instansi pemerintah yaitu badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT), Dinas Pendidikan, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, serta Badan Ketahanan Pangan Kota Depok. Meskipun demikian, petugas dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) secara bersamaan juga melakukan sidak ke 43 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Depok.

Dari sidak tersebut, ditemukan 98 orang tidak masuk kantor. Hal itu karena sebanyak 15 orang sakit, sembilan orang cuti, 26 orang dinas luar kota, mengikuti pendidikan sebanyak tujuh orang, dan 41 orang izin. Sementara jumlah PNS/ASN Kota Depok secara keseluruhan yaitu 2.092 orang.

Nur Mahmudi mengatakan, sidak digelar untuk mengantisipasi PNS/ASN yang curi start libur lebih awal dari jam kerja normal. Menurut dia, hari terakhir cuti bersama biasanya merupakan saat yang rawan bagi pegawai negeri untuk melakukan tindakan indisipliner. “Hari terakhir biasanya rawan apalagi libur lebaran PNS/ASN pada tahun ini selama 9 hari,” ujarnya saat ditemui usai sidak di Dinas Pendidikan Kota Depok, Jln Arif Rahman Hakim, Depok, Jumat (26/8).

Meskipun terdapat PNS/ASN yang tidak masuk kantor, kata Nur Mahmudi, tidak ditemukan pegawai yang absen tanpa keterangan. “Dari yang terpantau tidak ditemukan pelanggaran,” kata dia.

Menurut dia, Pegawai Negeri Sipil tetap harus memenuhi kewajibannya untuk bekerja sesuai dengan jadwal yang tela ditentukan. Cuti bersama telah ditetapkan secara nasional yaitu mulai tanggal 29 Agustus sampai 2 September 2011. Apalagi hari terakhir bekerja di bulan Ramadhan tersebut merupakan waktu pembagian gaji. “Jadi ada beberapa PNS/ASN yang memiliki tanggung jawab untuk memberikan gaji,” kata dia.

Nur Mahmudi berkata, dirinya tidak memperbolehkan PNS/ASN meminta izin untuk pulang kampung sebelum masuk waktu cuti bersama. “Itu peraturannya tidak boleh dan bisa dikenakan sanksi,” kata dia.

Selain sidak sebelum cuti bersama, Nur Mahmudi menegaskan dirinya juga akan melakukan monitoring kehadiran Pegawai Negeri Sipil saat sesudah lebaran. “Kita akan monitoring saat apel maupun di kantor,” ujarnya.

Sementara itu Kepala BKD, Harry Prihanto , mengatakan tidak semua instansi di lingkungan pemerintah Kota Depok menerapkan cuti bersama. Hal itu karena ada beberapa instansi yang memiliki kewajiban untuk melayani masyarakat secara langsung. Instans tersebut adalah Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kebersihan dan Pertamanan.

Selain itu, dia mengatakan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok dipastikan tetap beroperasi saat Hari Idul Fitri. Selain itu, terdapat 11 unit pelaksana teknis (UPT) Puskesmas yang terdapat di masingmasing sebelas kecamatan. (A-185/das)***



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.