Home » Uncategorized » Janji Pejabat Dalam Pelaksanaan Seleksi Tes CPNS/CASN

NIAT baik Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Babel Syafitri agar tes CPNS/CASN di Babel tahun ini berlangsung transparan patut kita dukung.

Pengumuman hasil tes secara serentak usai tes hari itu juga setidaknya memberikan harapan besar bagi masyarakat daerah ini untuk bersaing secara sehat.

Tapi tak ada yang menjamin tes CPNS/CASN di Bangka Belitung nanti benar-benar berlangsung jujur dan bersih dari kolusi dan nepotisme. Berbagai potensi kecurangan masih saja membayangi calon peserta tes mulai dari kongkalikong oknum tertentu di jajaran pemerintahan dengan panitia pembuat soal hingga pembocoran soal menjelang pelaksanaan tes. Semua potensi itu bisa saja terjadi.

Stigma di masyarakat bahwa ada KKN dibalik tes CPNS/CASN hingga kini belum hilang. Apalagi faktanya banyak kerabat maupun orang dekat para pejabat baik eksekutif maupun legislatif lulus tes CPNS/CASN menambah kecurigaan masyarakat.

Oleh karena itu semanis apapun janji pejabat soal transparansi penerimaan CPNS/CASN, keraguan-keraguan terhadap sistem seleksi yang masih sarat kolusi dan nepotisme tetap saja menghantui masyarakat. Wajarlah jika muncul desakan yang sangat deras dari banyak kalangan agar penerimaan CPNS/CASN mendatang berlangsung transparan dan bebas KKN.

Memang, untuk menciptakan penerimaan CPNS/CASN yang bebas KKN, semua pejabat terutama di jajaran pemerintahan daerah harus memiliki komitmen yang kuat. Komitmen itu tak cukup dengan statemen saja, tetapi bagaimana membuat sistem rekrutmen yang benar-benar bersih dari praktik curang.

Transparansi bukan satu-satunya garansi penerimaan CPNS/CASN berlangsung bersih di negeri seumur jagung yang masih banyak praktik bagi-bagi ‘kue’ ini. Masih banyak ukuran lain yang mesti dilaksanakan jika memang pejabat di daerah ini tulus menginginkan penerimaan CPNS/CASN yang bersih dan jujur.

Untuk mencapai itu perlu adanya evaluasi sistem penerimaan CPNS/CASN mulai dari pembuatan soal tes, proses penentuan formasi, pendaftaran, distribusi soal, tes serentak dengan provinsi lain,  hingga pengumuman hasilnya. Sebab, keadilan dalam penerimaan CPNS/CASN selama ini belum dirasakan betul oleh masyarakat daerah ini.

Patut disadari, permainan tak sehat dalam rekrutmen pegawai pemerintahan justru akan memberikan dampak tidak baik bagi daerah. Sebab, pelayanan publik yang lahir dari pamong-pamong sarat KKN tak akan banyak memberikan harapan bagi rakyat.

Pengawasan juga mesti diperketat. Pejabat, dewan, maupun lembaga swadaya masyarakat jangan hanya lantang di awal proses penerimaan CPNS/CASN saja, tapi melempem ketika dugaan praktik curang mulai terendus.

Tahun-tahun lalu, dugaan kasus permainan kotor dalam rekrutmen CPNS/CASN di Babel sempat mencuat ke publik. Namun sayang ending beberapa dugaan kasus itu seperti hilang disapu angin. Puncak gunung es dari dugaan kecurangan itu pun akhirnya tak terendus sampai tuntas. Padahal jika dikembangkan, bukan tidak mungkin kasus tersebut melibatkan orang-orang penting di negeri banyak kasus korupsi ini.

Daerah manapun saat merekrut CPNS/CASN hendaknya mengacu pada aturan yang berlaku. Aturan itu tak akan efektif jika tidak dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesional dan transparan.

Jika sistem itu tidak diubah, maka janji menjadikan tes CPNS/CASN yang transparan hanya sebagai pelipur lara disaat masyarakat sudah tak menaruh kepercayaan lagi terhadap proses penerimaan CPNS/CASN yang benar-benar bersih dari berbagai praktik curang.

Download Soal-Soal CPNS/CASN Indonesia



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



There Are 2 Responses So Far. »

  1. Sumpah demi Tuhan Yang Maha Kuasa kuKUTUK Kau Pemerintah jika melaksanakan Moratorium ya artinya MENELANTARKAN HONORER yang masuk DATABASE tahun ini……..

  2. kapan pembukaan lowongan cpns untuk dinas pertanian di daerah kisaran untuk tahun 2011