Home » Uncategorized » Jumlah PNS Karanganyar Harus Dikurangi

Jumlah PNS/ASN Karanganyar Harus Dikurangi. Wakil Ketua DPRD Karanganyar Tri Haryadi memiliki ide menarik, sehubungan dengan upaya melakukan efisiensi dan efektifitas APBD. Dia meminta Bupati berani melakukan kebijakan pengurangan jumlah pegawai negeri sipil (PNS/ASN) di Karanganyar.

‘’Jumlah PNS/ASN sudah berlebihan, dan di beberapa instansi ada yang terlalu gemuk sehingga tidak efisien dan efektif. Karena itu sudah waktunya dikurangi,’’ tegasnya di depan peserta musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) pekan lalu.

Akibat terlalu banyaknya jumlah PNS/ASN, 75 % APBD habis untuk menggaji PNS/ASN saja. Akibatnya anggaran untuk pembangunan tinggal sedikit. Hal ini pula yang menjadikan beberapa sarana dan prasarana, serta pembangunan fisik sangat tersendat. ‘’Kita hanya bisa membangun ketika ada kucuran dana dari pusat atau provinsi. Itupun harus menggunakan dan menuntut adanya dana pendampingan. Akhirnya lagi-lagi itu mengurangi jatah alokasi anggaran pembangunan secara langsung,’’ tegasnya.

Dia mengatakan, cara mengurangi PNS/ASN cukup dengan mengurangi jumlah calon yang akan direkrut setiap tahunnya. ‘’Kalau setiap tahun ada sekitar 400-an PNS/ASN yang pensiun, maka jangan melakukan rekrutman sebanyak yang pensiun atau 400 CPNS/CASN. Tapi cukup merekrut separoh saja atau malah kurang. Bisa 150 atau 200 CPNS/CASN baru saja.’’

Tentu CPNS/CASN baru direkrut dengan prasyarat ketat sesuai dengan kompetensi yang diperlukan. ‘’Selain itu diimbangi dengan proses penataan di beberapa instansi. Jika ada bagian yang terlalu gemuk, harus dikurangi dan dipindah ke bagian atau instansi lain yang kekurangan. Karena itu proses ini akan menjadikan efektif dan efisien di semua bagian,’’ jelas kader Partai Demokrat itu.

Jika selama lima tahun proses seperti itu dilakukan, maka jumlah PNS/ASN akan berkurang sekitar 1.000 orang. ‘’Saya yakin, APBD lama kelamaan akan semakin baik, proporsi untuk anggaran pembangunan akan semakin naik. Sebab yang dialokasikan untuk gaji pegawai juga bisa berkurang,’’ tegasnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Suwarno mengatakan, jumlah PNS/ASN yang pensiun setiap tahun memang sekitar 400-an. Untuk mengisinya, selalu dilakukan rekrutmen yang jumlahnya disesuaikan. ‘’Tahun ini contohnya, yang pensiun termasuk 4 pejabat eselon II, puluhan pejabat eselon III dan IV, serta lainnya. Jumlah totalnya 14.000-an dan alokasi gaji mencapai 75 % sendiri dari APBD. Kami siap saja kalau memang ada kebijakan itu,’’ tandasnya.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.