Home » Uncategorized » Kasus Suap Dana Kemenakertrans 1 Pegawai Kemenkeu Terima Rp1,5 Jt

Dalam kasus suap dana Kemenakertrans, ditemukan seorang pegawai Kementerian Keuangan yang menerima suap sebesar Rp1,5 juta dari Sindu Malik.  Plt Sekjen Kemenkeu Ki Agus Badaruddin menjelaskan kasus ini akan ditinjaklanjuti dan hukuman bagi orang yang menerima suap menurut Ki Agus bisa berujung pada pemecatan. “Kalau menurut pengakuannya, Sindu Malik memberikan uang Rp1,5 juta,” jelas Ki Agus ketika ditemui selesai Salat Jumat, di lingkungan Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (4/11/2011).

Lebih lanjut dia mengatakan dari pengakuan tersebut, Ki Agus akan melakukan pengkajian yang mendalam untuk menentukan hukuman apa yang pantas didapatkannya, apakah itu akan berujung dengan pemecatan atau sekadar teguran dan sebagainya.

“Makanya, itu harus dilihat secara profesional, kalau segitu berapa layak hukumannya, tidak serta merta dipidanakan. Pertimbangannya banyak, ada ukuran ukuran kesalahan,” jelasnya

Nantinya setelah putusan hukum diberikan, dia mengatakan akan membawa kasus tersebut ke KPK, namun harus melalui proses dan jalan yang panjang. “Saya kira menyerahkan ke KPK itu panjang, tapi kita akan beritahukan hasil pemeriksaan, dan nanti kita akan berkoordinasi lebih lanjut,” tambahnya.

Sebagai informasi, satu orang pegawai ini terbukti menerima sogokan dari Sindu Malik untuk membocorkan dokumen Kemenkeu terkait dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur (DPPI) Kemenakertrans. (wdi)



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.