Home » Uncategorized » Kemenhub Dituding Kongkalingkong dengan Swasta

Kementerian Perhubungan dituding melakukan kongkalingkong dengan pihak swasta karena memberlakukan kebijakan pengoperasian regulated agent atau agen inspeksi di Bandara Soekarno-Hatta yang dinilai menguntungkan swasta. Dengan kebijakan tersebut, agen dari pihak swasta berwenang memeriksa kargo yang akan dikirim ke pesawat. Agen-agen itu juga berhak menentukan tarif untuk pemeriksaan keamanan kargo tersebut.

“Karena memang ada kongkalingkong antara pejabat Kemenhub dengan perusahaan yang ingin memaksa masuk ke sana. Seharusnya negara bisa mengambil alih tanpa harus menyerahkan ke swasta,” ujar Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Trasnparansi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi di Jakarta, Minggu (4/12/2011).

Kebijakan pengoperasian agen inspeksi tersebut diatur melalui Peraturan Dirjen Perhubungan Udara Nomor SKEP 225/IV/2011 tentang Petunjuk Teknis Pemeriksaan Kargo. Menurut Uchok, dalam SKEP tersebut tidak diatur tarif minimal atau maksimal yang boleh dipungut para agen dalam pengamanan kargo. Hal itu memungkinkan agen menetapkan tarif semena-mena sehingga merugikan masyarakat. SKEP juga tidak mengatur soal pembagian keuntungan antara swasta dan pemerintah.

Saat ini, katanya, terdapat enam agen yang mengelola izin pemeriksaan keamanan kargo. Agen dari perusahaan swasta itu menetapkan tarif berbeda-beda mulai dari Rp 440 per kilogram hingga Rp 1.050 per kilogram. Penentuan agen yang berhak beroperasi di bandara itu pun, dinilai janggal.

“Kalau laporan di lapangan janggal, 6 perusahaan itu perusahaan baru, kemampuan SDM mereka diragukan, tapi kita belum tahu itu penunjukkan langsung atau melalui tender,” ujar Uchok.

Selain itu, Uchok menilai, SKEP 225 tersebut dibuat tidak berdasarkan pada peraturan hukum yang lebih tinggi. “Payung hukum enggak jelas, hanya SKEP, ini pungutan liar dan hanya menjual kebijakan kepada swasta,” katanya



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.