Home » Uncategorized » Kerja Pakai Celana Jeans, Sopir Taksi Didenda Rp 13 Juta

Peraturan tetaplah peraturan. Meskipun peraturan itu sedikit aneh, jika dilanggar tentu ada sanksinya. Seperti yang dialami oleh seorang sopir taksi di Australia yang dikenai denda sebesar Aus$ 1.415 atau sekitar Rp 13 juta, hanya karena mengenakan celana jeans saat bekerja.

Shahram Forozandeh (44) tertangkap basah mengenakan celana jeans saat mengendarai taksi dalam inspeksi mendadak yang digelar oleh petugas keamanan dan kepatuhan transportasi setempat di Adelaide. Forozandeh kemudian dinyatakan bersalah melanggar peraturan yang mengharuskan pengemudi taksi mengenakan pakaian sesuai standar kerja, yakni kemeja dan celana panjang formal.

Pemakaian celana denim seperti jeans dan celana training tidak diperbolehkan. Demikian seperti dilansir Adelaide Now, Rabu (14/12/2011).

Dalam persidangan yang digelar Pengadilan Adelaide hari ini, Forozandeh mengaku tidak bersalah dan menyangkal bahwa dirinya mengenakan celana jeans saat bekerja. Menurutnya, celana yang dikenakan saat itu adalah celana panjang dari bahan wool yang sengaja diberi kancing di kantongnya agar lebih gaya.

“Celana itu dibuat wool murni dan buatan tukang jahit. Saya tidak habis pikir kalau ini akan dianggap tidak mengenakan seragam, karena bahannya adalah wool murni,” ujarnya.

“Saya menjelaskan seperti itu dan dia (petugas) mengatakan ‘OK, tapi ini bukan pakaian yang seharusnya Anda kenakan saat bekerja’… hanya itu percakapannya,” tutur Forozandeh mengutip percakapannya dengan petugas keamanan dan kepatuhan tranportasi saat inspeksi lalu.

Dalam keterangannya, Forozandeh bersikeras jika memang pakaiannya tidak layak untuk digunakan saat kerja, maka seharusnya petugas tidak membiarkannya kembali bekerja. Tapi, lanjutnya, yang terjadi adalah sebaliknya.

“Jika saya tidak mengenakan seragam kerja, mereka seharusnya tidak mengizinkan saya kembali bekerja, tapi saya dibiarkan kembali bekerja,” tegasnya.

Namun, pembelaan diri Forozandeh ini tidak mampu meyakinan Hakim Alfio Grasso. Menurut hakim, keterangan dua orang saksi yang merupakan petugas keamanan dan kepatuhan setempat sangat kuat dan keterangan Forozandeh yang terus mengelak justru mencurigakan.

Menurut saksi, saat inspeksi lalu, Forozandeh berkelit bahwa dirinya sengaja mengenakan celana jeans karena celana kerjanya robek. Namun saat di persidangan, dia malah menyebut celana kerjanya dicuri orang beberapa bulan lalu.

Hakim pun menyatakan Forozandeh bersalah melanggar aturan. Forozandeh yang sudah menjadi pengemudi taksi selama 15 tahun ini pun dikenai denda total Aus$ 1.415 (Rp 13 juta), dengan rincian denda murni Aus$ 105 (Rp 967 ribu) ditambah retribusi korban kriminal Aus$ 160 (Rp 1,4 juta) dan biaya lainnya Aus$ 1.150 (Rp 10,5 juta).



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.