Home » Uncategorized » Kurang Personel

KEPALA Kantor SAR (Search and Rescue) Pontianak Marsudi mengatakan saat ini SAR Pontianak masih mengalami kekurangan banyak tenaga. Hal itu diperparah lagi dengan adanya moratorium penerimaan CPNS/CASN hingga 2012. Akibat kebijakan moratorium, untuk sementara penerimaan CPNS/CASN tenaga SAR belum dapat dilakukan.

“Kita saat ini baru ada dua pos SAR yakni di Sintete dan di Ketapang. Ada sepuluh orang petugas dalam satu pos,” katanya, Kamis (17/11). Menurut Marsudi, selayaknya pos SAR ada di setiap kabupaten/kota. Selain itu, idealnya jumlah personel SAR yang bertugas di dalam satu pos adalah 50 orang. Saat ini, jumlah personel SAR yang ada di Kalbar hanya 115 orang, termasuk tenaga operasional dan administrasi. Sementara, cakupan wilayah kerja SAR sangat luas, yakni meliputi seluruh kawasan Kalbar, sampai ke perbatasan dan Laut Natuna. Karena itu, untuk mendukung tugas-tugas SAR ini, pemerintah provinsi dan Badan SAR Nasional mendorong supaya setiap kabupaten/kota membentuk Forum Komunikasi SAR Daerah.

Wadah ini dipandang sangat penting dalam menginventarisasi dan mengkoordinasi potensi-potensi SAR baik di darat maupun di laut dengan melibatkan berbagai stakeholder misalnya pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, ormas, pramuka dan lain-lain. “Karena kalau terjadi bencana di daerah yang jauh, tidak mungkin petugas SAR di Kota Pontianak bisa langsung memberikan pertolongan. Otiomatis dari unsur-unsur yang ada di daerah itu yang melakukan tindakan awal dulu,” jelasnya.

Saat ini, sebagian daerah di Kalbar sudah membentuk FKSD. Tetapi ada beberapa kabupaten yang belum misalnya Kubu Raya, Melawi, Kayong Utara, Sanggau dan Sekadau.Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalbar Fathan A. Rasyid juga mengatakan, untuk penanggulangan bencana, tenaga serta sarana dan prasarana yang ada di pemerintah juga masih terbatas. Sebab, BPBD di tingkat provinsi baru berumur sekitar dua tahun dan lembaga ini juga baru terbentuk di kabupaten/kota

Di BPBD provinsi, tenaga yang tersedia hanya 36 orang. Namun, untuk penanggulangan bencana, pemerintah daerah akan berupaya memperkuat sarana dan prasarana secara bertahap, khususnya di kabupaten/kota. Sebab, pemkab/pemkot relatif lebih yang dekat dengan lokasi bencana. Menyikapi keterbatasan yang ada, hal yang menurutnya perlu diperkuat juga adalah fungsi koordinasi dan bagaimana meningkatkan peran masyarakat dalam menanggulangi bencana. Untuk ini, BPBD Kalbar terus memberi pelatihan pada kelompok-kelompok masyarakat, terkait standar operasional prosedur penanggulangan bencana. (ron)



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



There Are 2 Responses So Far. »

  1. I simply want to say I’m very new to weblog and certainly savored you’re web site. Likely I’m going to bookmark your site . You definitely come with great posts. Thank you for sharing with us your website.

  2. Great article post.Really looking forward to read more. Awesome. this site