Home » Uncategorized » Menteri Mangindaan: Silahkan Gugat Pembatalan CPNS/CASN Pontianak

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, EE Mangindaan mempersilahkan pihak yang ingin menggugat keputusan terkait pembatalan 236 CPNS/CASN Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat. Mangindaan bahkan mengaku sudah lama ada yang menggugat keputusan tersebut.

“Silahkan. Bahkan sudah lama ada yang gugat kok,” ungkap Mangindaan saat ditemui di Komplek Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (19/8/2011).

Diberitakan sebelumnya, Menpan dalam surat tertanggal 12 Agustus 2011 yang ditujukan kepada Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan 236 CPNS/CASN Kubu Raya yang sebelumnya sudah dinyatakan lulus oleh Pemkab Kubu Raya, dinyatakan batal.

Penyebabnya, ditemukan sejumlah pelanggaran dalam pelaksanaan tes CPNS/CASN pada 2010 tersebut. Di antaranya, tidak berkoordinasi dengan Gubernur Kalbar, dan tidak melibatkan PTN. Selain itu, sebagian besar lembar jawaban tidak ditandatangani oleh peserta.

“Waktu rekrutmen, sudah kita minta sesuai aturan dan segala macam, misalnya lewat pendidikan perguruan tinggi, ini pakai lewat-lewat yang lain. Nah kesalahannya di situ,” ujar Mangindaan seraya membantah jika pembatalan itu terkait upaya pemerintah melakukan penataan PNS/ASN di Indonesia.

Surat keputusan Menpan mendapat sejumlah reaksi berbeda-beda dari CPNS/CASN yang sebelumnya dinyatakan lulus. Salah satunya, Bontot Wawan yang mengaku bersama beberapa CPNS/CASN akan membicarakan langkah selanjutnya.

“Kita akan coba bicarakan dengan rekan-rekan yang lainnya. Kita tidak mau gegabah kemungkinan kita akan melakukan gugatan ke Menpan karena yang mengeluarkan keputusan adalah Menpan,” ungkap Bontot.

Menurut Bontot, apa yang diputuskan Menpan memang sudah benar, namun sebagai CPNS/CASN yang mengalami ini dirinya tidak mau gegabah mengambil sikap bersama CPNS/CASN lainnya.

“Kalau kita ngotot terkait masalah ini akan dimanfaatkan kepentingan dan akan timbul masalah kembali. Saya pikir pemerintah kabupaten telah berusaha keras menyelesaikan masalah ini dan sepengetahuan saya saat tes yang lalu ada pengawas dari BKN yang memantau langsung,” ujarnya.   

Ia juga mengugkapkan sejumlah CPNS/CASN tenaga kesehatan dan pendidik sudah dikumpulkan Pemkab Kubu Raya dan ditawari mengisi tenaga honor.

“Untuk besok (hari ini) tinggal tenaga teknis yang akan berkumpul apakah akan menerima atau tidak tawaran honor. Ini langkah baik yang diambil Pemkab secara tidak langsung memberikan kegiatan kepada CPNS/CASN,” katanya.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.