Home » Uncategorized » Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan berjanji pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS/CASN dapat selesai tahun depan.

JAKARTA – Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan berjanji pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS/CASN dapat selesai tahun depan.

“Pengangkatan tenaga honorer tidak sesuai dengan reformasi birokrasi dimana diharapkan tersaring tenaga kerja professional,” kata Mangindaan, pada rapat kerja dengan Komisi II DPR RI yang dipimpin Chairuman Harahap di Gedung DPR, Jakarta,Rabu (26/5/2010).

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eddy Topo yang turut mendampingi E E Mangindaan menjelaskan, saat ini BKN telah melakukan pendataan ulang PNS/ASN. Ia berharap tidak ada lagi nomor induk ganda bagi PNS/ASN. Data ulang itu juga dijadikan basis data PNS/ASN.

“Sejak adanya pemekaran daerah, sekitar dua juta PNS/ASN Pusat telah pindah tugas ke daerah sebab adanya kebutuhan tenaga aparatur negara di daerah yang baru dimekarkan,” ujarnya.

Sementara itu seluruh tenaga honorer yang belum diangkat menjadi PNS/ASN, berharap pengangkatan mereka tuntas tahun ini dan seluruh organisasi tenaga honorer yang belum diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN) menolak CPNS/CASN tahun 2010 melalui seleksi akademik/umum.

“Kita menolak tes sebab pengangkatan tenaga honorer sebelumnya juga tidak melalui tes. Kalau kita di tes maka kita juga minta agar tenaga honorer yang sudah diangkat, kembali di tes,” ujar Andi Subakti tenaga honorer dari Medan, Sumut di Gedung DPR Jakarta, Rabu (26/5/2010), didampingi Dedy Muliadi dari Jawa Barat, Tgk Mulyadi, SH dari Aceh.

Sejumlah pengurus asosiasi guru dari Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Jawa Tengah, dan Lampung ini juga diterima oleh anggota Komisi VIII DPR Ibrahim Sakti Batubara (PAN), Imron Mochtar dari Demokrat.

Menurut Dedi, persoalan guru honorer ini tidak lepas dari keberadaan PP 43/2005 jo PP 43/2007 tentang pengangkatan guru honorer menjadi pengawai negeri sipil (PNS/ASN). Pasalnya banyak kebijakan dari PP itu yang menyimpang dari nilai keadilan dan kemanusiaan seperti yang diamanatkan di dalam UUD 1945. (zun)



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



There Is 1 Response So Far. »

  1. Ass. Alangkah baiknya jika guru honorer penetapan untuk kategori I yaitu untuk yang masa kerjanya tahun SK 2005,2004, 2003, 2002, dst ke bawah ” YANG DARI APBN DAN MAUPUN YANG BUKAN APBN ITU DIANGKAT MENJADI PNS 2012 (Sekarang Ini Bulan Juli Dan Agustus(Dihabiskan))” Sedangkan kategori II untuk masa kerja SK 2006 ke atas yaitu 2006,2007,2008 dst) “YANG DARI APBD DAN MAUPUN YANG BUKAN APBD ITU DIANGKAT MENJADI PNS 2013-2015/dst(Dihabiskan)” itu baru namanya ADIL, JUJUR, BIJAKSANA, DAN BAIK(di dalam dan di luar) diangkat menjadi PNS. TOLONGLAH/KABULKANLAH “Bapak Presiden(Susilo Bambang Yudhono) Dan Wakil Presiden (Boediono) , DPRD, DPR Tingkat 1 & 2, MPR, Bupati, Walikota, Gubenur, APBN/APBD, Gubenur, Kemeterian Agama, PAN Dan Diknas Pendidikan, Angkat Diana dan Semua Guru Honorer yang ada di Indonesia yang tercinta/tersayang ini menjadi PNS 2012- 201” SEKARANG INI DAN IJAZAH MAU SMA/DII/SI TAHUN MAU 2000,2001,2002, 2003, 2004,2005, 2006,2007,2008,2009, 2010,dst, MINIMAL KALAU BISA SI mau itu Guru Kelas, Agama , Bidang Study, Olah Raga
    yang penting ngajarnya menggunakan kompetensi (Buku-Buku Disekolah) yang baik dan biar siswa SD/MIN,SMP/MTS/SMA/MA menjadi Pintar Dan Sukses/Berhasil(Bisa Membaca, Menulis, Dan Berhitung)/ Mencapai Cita-Cita Menuju Masa Depan Yang Cerah/Bagus.
    Kalau ada tulisan yang Salah Penulisan/ ucapan perkataan dan saya MINTA MAAF sebesar-besarnya.Terimah kasih.wass