Home » Uncategorized » Nasib 1.131 Honorer di Simalungun makin tak jelas

Dengan adanya rencana pemerintah untuk mengangkat tenaga honorer menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS/CASN), diharapkan seluruh tenaga honorer yang diusulkan tersebut dapat disetujui oleh pemerintah pusat. Pasalnya, sejak 2010, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun sudah mengusulkan 1.131 tenaga honorer untuk diangkat sebagai CPNS/CASN ke Badan Kepegawain Negara (BKN) Pusat.

Kepala Badan Kepegawain Daerah (BKD) Pemkab Simalungun,Wilson Simanihuruk, sangat berharap seluruh nama yang diusulkan dapat diangkat CPNS/CASN. Ada dua kategori tenaga honorer yang diusulkan saat itu.

Petama, iangkat sebagai CPNS/CASN sebanyak 155 orang. Sumber penggajian mereka berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau APBN. Kedua, berjumlah 976 orang yang penggajiannya bukan bersumber dari APBD atau APBN.

“Pemkab Simalungun sebenarnya masih membutuhkan cukup banyak penambahan PNS/ASN, khususnya untuk tenaga-tenaga lapangan, baik di kecamatan-kecamatan maupun satuan kerja perangkat daerah atau SKPD,” katanya, hari ini.

Ketua DPRD Simalungun, Binton Tindaon, mengatakan pemerintah daerah melakukan pemerataan penempatan PNS/ASN untuk mengatasi kekurangan pegawai di sejumlah SKPD. “Dengan begitu, kekurangan pegawai khususnya pada instansi yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat dapat diatasi,” katanya.

  Download Soal-Soal CPNS/CASN Indonesia


Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.