Home » Uncategorized » Nasib Pegawai Honorer di Tangan Pejabat Pembina Kepegawaian

Pejabat pembina kepegawaian (PPK) ternyata ikut menjadi penentu tenaga honorer diangkat menjadi CPNS/CASN atau tidak. Pasalnya, PPK-lah yang mempunyai kewenangan mengusulkan ke pusat apakah tenaga honorernya perlu atau tidak diangkat CPNS/CASN.  Yang dimaksud dengan pejabat pembina kepegawaian adalah pimpinan departemen, lembaga pemerintah non departemen, kesekretariatan lembaga tinggi negara, dan pemprov, pemkab/kota. Misalnya menteri, jaksa agung, kapolri, gubernur, dan bupati/walikota.

“Kewenangan mengangkat atau tidak tenaga honorer menjadi CPNS/CASN tergantung  instansi terkait. Bila PPK merasa tidak perlu mengangkat tenaga honorer maka BKN tidak bisa campur tangan,” ungkap Kabag Humas BKN Tumpak Hutabarat, Minggu (10/4).

Apabila PPK tidak menyerahkan data tenaga honorer yang tercecer (kategori I dan II), BKN menganggap tidak ada tenaga honorer di instansi tersebut. “Yang BKN proses sesuai data usulan PPK yang masuk. Kalau tidak dilaporkan, apa yang mau kita proses. Kita menganggap, di daerah bersangkutan tidak ada lagi masalah honorer,” jelasnya.

Ditanya kapan hasil verifikasi dan validasi kategori I akan diumumkan, Tumpak mengatakan menunggu PP tentang pengangkatan tenaga honorer ditandatangani presiden. Saat ini RPPnya masih diharmonisasi oleh Kementerian Hukum dan HAM.

Demikian juga kategori II, yang pengangkatannya lewat seleksi sesama honorer, menunggu regulasi dari pemerintah.

“Mekanisme pengangkatan CPNS/CASN dari tenaga honorer kategori dua masih menunggu PPnya juga. Kapan mereka diangkat, bagaimana mekanisme tesnya, dll itu akan diatur dalam regulasi yang ditetapkan pemerintah,” pungkasnya. (esy/jpnn)

  Kumpulan Latihan Soal CPNS/CASN



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



There Are 4 Responses So Far. »

  1. tenaga honorer
    riwayatmu dulu….sangat memprihatinkan, semua pejabat sak senenge dewe…..

  2. ya memang padahalkmi sangat berharap dan sangat menunggu kemuliaan hati bapak yg ada diatas agar kami jg bsa merasakan apa itu pegawai negeri sipil,memang sih kami cuma cleaning service yg kami bsa cuma pegang sapu tetapi kami jga tdak berharap dan tetapi kami jga tdak membuang harapan untuk menjadi pegawai negeri seperti orang2 yg riwayat seperti kmi ini toh semudah itu untuk bsa dan bahkan ada yg pemakai barang narkoba dan bahkan udah pernah masuk dalm sel penjara ehhhh mash bisa diakauui padahal kan itu jelas tdak perlu sya jelas kan.kan namanya orang yg sudah jdi NAPI itu kan seharusnya udah dipecat bahkan orang tersebt baru 80 persen alias CPNS tpi sampi sekarng msih bertugas kok mudah sekali ya.nah sementara kami yg bener2 mengabdi untuk negara ini tidak ada yg perduli apakah perlu kmi pampang kan apa isi hati nurani kami yg sebenarnya bahwa kmi memang bener2 ingin dikasih kesempatan menjdi pegawai negeri tolong lah kami ini pak jangn cuma memandang sebelah mata saja pak kami jg ada lo pak honorer kemenkeu yg berpuluh2 tahun mengabdi untuk negara ini semoga bapak2 mau mengakui pengabdian kami yg udah rata2 10 tahun keatas semua pak terima kasih bapak kami tunggu kemuliaan hati bapak yg sangat berarti bgi kami semua terima kasih

  3. bkn ayo, tolonglah bulek dah mengadi selam 5 thn lebih. namanya tuti idhawati,SP.d. semoga kepala bkn memberi kesempatan buat tuti dari rembang bisa diangkat jd CPNS. aminnnnnnnnnnnnnnnn

  4. mohon bapak-bapak pejabat negara memikirkan nasib kita para honorer, 2011 bisa diangkat menjadi pns