Home » Uncategorized » Para Tenaga Honorer Demo Mendesak diangkat jadi CPNS/CASN

Para tenaga honorer menggelar aksi massa mendesak diangkat jadi CPNS/CASN, di Jakarta, beberapa waktu lalu. Foto? Randy/RM/Dok.JPNNJAKARTA — Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB) hampir menyelesaikan pembahasan kuota CPNS/CASN 2011. Diperkirakan, akhir bulan ini kuota CPNS/CASN untuk seluruh instansi pusat dan daerah sudah keluar. Kuota ini, bakal diperebutkan oleh pendaftar CPNS/CASN baru dan tenaga honorer.

Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kemen PAN dan RB Ramli Naibaho menuturkan, memasukkan skema pengangkatan tenaga honorer dalam rekrutmen CPNS/CASN tahun ini merupakan bagian skenario pengentasan ribuan tenaga honorer atau pegawai tidak tetap (PTT). “Kebijakannya seperti itu, tapi berapa persentase perbandingannya belum rampung,” jelas Ramli.

Hingga kini, tenaga honorer yang belum diangkat berjumlah 569.922 orang. Jumlah tersebut terbagi menjadi dua. Rinciannya, kategori I berjumlah 152.310 tenaga honorer. Sementara kategori II sebanyak 417.612 tenaga honorer. Kemungkinan, tenaga honorer yang bakal diangkat lebih dulu adalah tenaga honorer kelompok I yang selama ini digaji menggunakan APBN dan APBD.

Ramli menuturkan, tidak seluruh tenaga honorer gelombang I bakal diangkat menjadi CPNS/CASN tahun ini. “Komposisi yang bakal diisi diantaranya di bagian teknis,” jelas Ramli. Sementara untuk pos-pos fungsional seperti tenaga guru dan kesehatan, sebagian bakal diambilkan dari pendaftar CPNS/CASN reguler. Dia menegaskan, penetuan komposisi kursi yang diperuntukkan bagi tenaga honorer bakal ditentukan bersamaan dengan penetapan kuota CPNS/CASN 2011.

Menurut Ramli, kuota CPNS/CASN untuk tenaga honorer bisa dipastikan lebih kecil ketimbang pendaftar reguler. Dia menjelaskan, pendaftar baru bakal tetap mendapatkan prioritas. Sebab, banyak tenaga honorer yang diangkat pemerintah daerah tidak memiliki kesesuai antara disiplin ilmu dengan bidang kerjanya.

Secara teknis, Kemen PAN dan RB belum menentukan mekanisme penerimaan CPNS/CASN bagi para tenaga honorer itu. Opsinya, para tenaga honorer itu bisa menjadi CPNS/CASN di antaranya dengan mengikuti tes tulis seperti rekrutmen CPNS/CASN pada umumnya. Tetapi, ada ketentuan lain, yakni tenaga honorer menyertakan surat keterangan. Dengan demikian, ketika tes nanti, mereka akan bersaing sesama honorer.

Meskipun kuotanya lebih kecil, Kemen PAN dan RB menyambut baik rencana pengentasan tenaga honorer ini. Dalam kesempatan sebelumnya, Men-PAN dan RB Evert Ernest Mangindaan mengkritisi profesionalisme para tenaga honorer. Dia menyebutkan, banyak tenaga honorer yang bekerja tidak sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki. “Saya menghimbau setelah seluruh tenaga honorer diangkat, pemerintah daerah tidak lagi ugal-ugalan mengangkat tenaga honorer,” ujarnya. (wan/nw)



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.