Home » Uncategorized » Pegawai Negeri Sipil Golongan I Diminta Lanjutkan Pendidikan

Walikota Medan, Drs Rahudman Harahap, MM meminta kepada calon pegawai negeri sipil (CPNS/CASN) yang berasal dari Golongan I, untuk bersekolah lagi setelah diangkat menjadi PNS/ASN guna peningkatan kualitas dan pengetahuan.”Ini penting untuk mendukung kinerja di lingkungan unit kerjanya serta mengetahui fungsi dan tugas pokoknya masing-masing. Apalagi Diklat prajabatan sangat penting sebagai pembekalan dalam menghadapi tugas-tugas pengabdian sebagai penyelenggara pemerintahan,”katanya ketika membuka Diklat Prajabatan CPNS/CASN Daerah Golongan I dan II Gelombang I dan II Pola Kemitraan Pemko Medan dengan Badan Diklat Propsu Tahun 2011 di Aula P4TK Medan Jalan Setia Budi Helvetia Medan, Jumat (5/8).

“Dalam diklat ini diberikan berbagai materi pembekalan terkait dengan peningkatan kompetensi, etika, dan disiplin sehingga kemudian dapat melaksanakan tugas perngabdian secara profesional, melayani dan mengayomi dalam memberdayakan masyarakat,” kata Walikota.

Atas dasar itulah Walikota meminta kepada para peserta dapat mengikuti Diklat ini dengan sungguh-sungguh, agar dapat memahami lebih dalam tentang tata laksana dan seluk beluk pemerintahan. Diharapkan, bisa tumbuh menjadi kader-kader pemerintahan yang mampu menunjukkan kinerja profesional dan produktif guna mendukung roda pemerintahan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Apalagi pelaksanaan diklat ini dilaksanakan bulan puasa sehingga dapat memberikan berkah.

Langkah akhir CPNS/CASN

Menurut Walikota, prajabatan merupakan langkah akhir bagi CPNS/CASN untuk bisa menjadi PNS/ASN. Apalagi para CPNS/CASN yang mengikuti Diklat Prajabatan ini berasal dari tenaga honor daerah kecamatan dan sejumlah Satuan kerja Perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemko Medan.

“Saudara-saudara harus bersyukur, sebab sekarang sudah menjadi CPNS/CASN dan sebentar lagi menjadi PNS/ASN. Sekarang ini sudah tidak ada lagi tenaga honor daerah. Yan gada tenaga out sourching. Jika saudara sudah menjadi PNS/ASN, berarti sudah tidak ada lagi perbedaan dengan saya maupun Sekda sama-sama sebagai abdi negara,” ungkapnya.

Kemudian, Walikota mengingatkan apabila sudah diangkat menjadi PNS/ASN supaya mampu menghargai diri sendiri dan tidak merasa besar hati. Justru sebaliknya harus terus meningkatkan kualitas diri. Selain itu harus mampu menjadi abdi negara yang baik yakni sebagai pelayan bagi masyarakat.

“Yang saya inginkan saat ini adalah PNS/ASN dan pejabat yang memiliki kompetensi dan penuh inovasi sehingga bisa memberikan bukti langsung kepada masyarakat. Untuk itu pembenahan SDM menjadi program prioritas yang akan dilakukan Pemko Medan. Dengan demikian sekitar 19.000 PNS/ASN di lingkungan Pemko Medan bertanggungjawab terhadap lebih kurang 2,7 juta jiwa penduduk Kota Medan,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Kantor Pendidikan dan Pelatihan Kota Medan Drs Abd. Azis dalam laporannya mengatakan, tujuan Diklat Prajabatan ini untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, ketrampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etrika PNS/ASN sesuai dengan kebutuhan instansi. Serta menciptakan apratur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Dijelaskan Azis, Diklat Prajabatan Golongan I dan II ini diikuti lebih kurang 210 peserta yang berasal dari 2 gelombang dengan jumlah angkatan sebanyak 6 angkatan. Para peserta akan mengikuti 174 jam pembelajaran yang akan disampaikan tenga pengajar dari Widyaiswara dari Badan Diklat Propsu dan dosen Universitas negeri Medan. (maf)

Download Soal-Soal CPNS/CASN Indonesia



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.