Home » Uncategorized » Pegawai Negeri Sipil (PNS) di seluruh Indonesia akan diwajibkan Vasektomi

Untuk menahan kenaikan laju pertumbuhan penduduk dalam beberapa tahun terakhir, BKKBN mewacanakan vasektomi bagi pria pegawai negeri sipil (PNS/ASN).  Vasektomi adalah kontrasepsi bedah bagi pria dengan cara memutus saluran spermanya.

"Operasi vasektomi akan menghambat saluran spermatozoa [vas deferens] yang membawa sperma keluar. Operasi ini biasanya dilakukan di klinik atau rumah sakit dengan memotong dan mengikat mati [cauterizing] saluran sperma," kata Uung Kusmana, Kepala Bagian Humas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dalam rilisnya hari ini.
Bila hal ini diberlakukan bagi PNS/ASN pria, puluhan ribu golongan itu di lingkungan Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, terancam dikenai tindakan medis itu.
Lia Nurhambali, anggota panitia khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bandung, mengimbau agar seluruh PNS/ASN pria di wilayahnya melakukan vasektomi, termasuk Wali Kota Bandung.
Sebagai pejabat dan pamong praja, ujarnya, sudah selayaknya mereka memberikan contoh kepada masyarakat dalam menyukseskan Gerakan Keluarga Berencana Indonesia (GKBI).
"Sebaiknya dimulai dari aparat dulu. Bila mereka mengadakan penyuluhan tentang KB, mereka sudah terlebih dahulu melakukan vasektomi. Jangan sampai terjadi sebaliknya, dirinya sendiri tidak melakukannya," ungkap Lia.
Dia menuturkan sasaran vasektomi ini adalah PNS/ASN pria usia produktif. Menurut dia, anggota DPRD mengaku siap melakukan hal ini jika seluruh PNS/ASN pria telah tuntas menjalani program vasektomi.
Namun, lanjutnya, karena operasi kontrasepsi ini bersifat permanen, maka laki-laki yang ingin melakukannya harus sudah benar-benar yakin tidak ingin memiliki anak lagi, dan tidak akan berubah pikiran.
Uung Kusmana menambahkan laki-laki yang sudah melakukan vasektomi akan terus memproduksi sel benih yang dihasilkan oleh buah zakar. Namun, karena salurannya diputus maka dia tidak bisa keluar bersama ejakulasi. Sel-sel benih itu akan diserap lagi oleh tubuh, dan itu tidak membahayakan kesehatan.
"Vasektomi juga tidak mempengaruhi hormon testosteron," ujarnya.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



There Are 2 Responses So Far. »

  1. selamat malam,
    saya ingin bertanya, apakah berita ini benar ?… kalau iya, berarti ini sebuah keputusan yang tidak bijak, bukan cara yang cerdas untuk mendidik pegawai negeri dan masyarakat mengenai pentingnya keluarga yang terencana dan populasi yang terkendali. apa tidak ada cara yang lebih cerdas seperti penyuluhan, penggunaan alat kontrasepsi atau cara lainnya yang tentunya lebih mendidik dan tidak terkesan asal memutuskan seperti ini, kalo cuma memutuskan seperti ini, anak SMP yang sudah tahu tentang vasektomi juga bisa merekomendasikan. Terimakasih.

    Salam.

  2. EFEKNYAKAN BISA KANKER PROSTAT PARAH NIH BATASI AJA NIGERIA CHINA DLL TOH SEBENARNYA INI UTK MENGKURANGI KEMACETANKAN