Home » Uncategorized » Pelaporan Keuangan Pemda Tidak Efisien

Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, menilai bahwa sistem pelaporan penyelenggaraan keuangan pemerintah daerah (pemda) tidak efisien dalam hal waktu dan anggaran. Ini karena pemda harus membuat laporan keuangan minimal lima buah yang ditujukan ke pemerintah pusat dan DPRD dalam kurun waktu satu tahun anggaran. “Tenaga bendaharawan di daerah hanya habis untuk menyusun laporan keuangan baik untuk pemerintah pusat maupun DPRD. Belum lagi dengan berbagai lomba yang diadakan oleh sejumlah lembaga dan kementerian. Ini sangat tidak efisien baik dari segi anggaran maupun waktu,” ujar Gamawan, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (9/11/2011).

Pemda, terang dia, harus membuat laporan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, laporan kinerja pemerintahan daerah (LAKIP), evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah (EKPPD), dan laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPj) kepada DPRD. Untuk DPRD saja, pemda harus membuat tiga laporan keuangan. Gamawan pun berpendapat, laporan tersebut tidak pernah dibaca legislator.

“Ini sangat boros anggaran karena setiap pelaporan dianggarkan. Padahal, isi laporan ke semua lembaga tersebut sama dan tebalnya pun sama tetapi dibuat berbeda,” tukasnya.

Ia pun menyarankan agar laporan keuangan dapat disederhanakan. Misalnya, pengambilan sampel dari tiga aspek penilaian keberahasil pembangunan daerah seperti pertumbuhan ekonomi, penyediaan lapangan kerja, dan penurunan angka kemiskinan. Tiga poin ini sudah bisa mewakili kinerja penyelenggaraan pemerintah.

Untuk ini, lanjut dia, dibutuhkan masukan dari para pihak yang berkepentingan seperti Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Lembaga ini diminta untuk bisa membuat susunan laporan keuangan yang bisa digunakan baik untuk BPK, Kemenpan-RB, Kemendagri, maupun DPRD. “Laporannya tidak perlu tebal tapi mendetail dan menjelaskan seluruh program yang dijalankan pemda,” tegas dia.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.