Home » Uncategorized » Pemborosan Anggaran Ditekan

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan, hal ini dilakukan sebagai upaya membenahi postur anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang telah mendapat sorotan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Terutama, setelah presiden menerima laporan mengenai pemborosan anggaran belanja di daerah yang justru banyak dihabiskan untuk membangun gedung perkantoran, pembelian kendaraan dinas yang tidak perlu, dan alokasi yang sangat besar untuk belanja pegawai.

?Kita sudah tulis surat ke daerah untuk tingkatkan penyerapan dan penghematan. Presiden juga ingatkan jangan boros. Saya ingatkan sebagai follow updari arahan presiden,? ungkapnya di Gedung Kementerian Keuangan kemarin. Dia menegaskan, anggaran negara di tingkat pemerintah pusat maupun daerah, pada dasarnya menjadi stimulus untuk masyarakat, menekan angka kemiskinan,mendorong pembukaan lapangan pekerjaan baru.

Namun,pada kenyataannya justru sebaliknya.Anggaran negara belum mampu menjadi faktor pendorong kesejahteraan masyarakat lantaran masih tersandera alokasi untuk belanja pegawai atau aparatur negara. Gamawan mengatakan, pemerintah berjanji menekan alokasi anggaran untuk belanja pegawai.

Salah satunya melalui penghentian sementara (moratorium) penerimaan dan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN) di seluruh Indonesia hingga tahun 2012. Pemerintah pusat dan daerah diwajibkan menghitung kebutuhan aparatur negara yang ideal.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.