Home » Uncategorized » Pemkot Surabaya Tetap Ngotot Tolak Moratorium CPNS/CASN 2011

Pemkot Surabaya ngotot tak akan melakukan moratorium penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS/CASN) tahun 2012, khususnya tenaga teknis. Pemkot tetap berkeinginan moratorium CPNS/CASN selama 18 bulan dari Oktober 2011 tidak ada untuk Surabaya. Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Kota surabaya Yayuk Eko Agustin menegaskan, kengototan pemkot ini ada dasarnya.  Sebab, kebutuhan pegawai PNS/ASN di lingkungan pemkot Surabaya memang cukup tinggi karena masyarakat yang dilayani mencapai 2,5 juta orang.

Menurut dia, jumlah pegawai di Surabaya sekarang ini hanya tinggal 19.700 orang dan itu berkurang karena tahun sebelumnya mencapai sekitar 21.000 pegawai. Jumlah pegaai sebanyak ini sudah tentu tidak sebanding dengan jumlah masyarakat yang dilayaninya. Apalagi setiap tahunnya PNS/ASN di pemkot ini mengalami penyusutan hingga 800 orang karena pensiun.

“Jumlah PNS/ASN Surabaya terus berkurang. Lha, kalau tidak dibarengi  dengan penerimaan CPNS/CASN lagi, kami khawatir akan terjadik ketidakseimbangan dalam pelayanan kepada masyarakat dan mengurangi tingkat pelayanan kepada masyarakat. Jadi kami akan tetap mengusulkan penambahan CPNS/CASN selain guru dan tenaga kesehatan,” kata Yayuk, Senin (5/9).

Ketidakseimbangan pelayanan yang dimaksud, katanya, satu pegawai akan melayani ratusan orang. Bila ini berlangsung lama sudah tentu kondisi ini membuat pelayanan tidak bisa maksimal. “Sekarang lihat saja di kantor kelurahan, pegawainya sedikit sehingga  pegawai yang ada harus pontang-panting mengurus berbagai persoalan di sana,” tegasnya.

Untuk itu pihaknya pada tahun 2012 ini mengajukan kuota 1.700 CPNS/CASN. Jumlah CPNS/CASN tersebut terdiri dari tenaga pendidik khususnya guru SD, tenaga kesehatan terutama dokter spesialis dan tenaga teknis lain. Artinya, tenaga tersebut memang sangat dibutuhkan oleh pemkot.

Untuk tenaga guru, memang masih banyak sekolah yang kekurangan tenaga guru, sehingga banyak guru yang merangkap banyak mata pelajaran. Demikian juga dengan tenaga medis yang dirasakan sangat kurang sehingga pemkot terpaksa  mengontrak

tenaga medis .”Tentu kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut sampai lama,” jelasnya.

Sebelumnya, pemkot menolak adanya moratorium yang dilakukan pemerintah pusat. Alasannya karena memang kebutuhan PNS/ASN di Kota Surabaya cukup tinggi. Di samping itu juga APBD yang dipakai untuk menggaji PNS/ASN dirasakan tidak akan mengurangi  jatah pembangunan mengingat APBD Surabaya cukup tinggi.“Khabar terakhir moratorium ini diberikan pada daerah yang memang jumlah pegawainya  banyak dan APBD-nya kecil. Sedangkan untuk kota besar dengan penduduk berjumlah besar seperti Surabaya belum diterapkan,” ungkapnya.

Jadi, lanjutnya, penerimaan CPNS/CASN selain untuk tenaga kesehatan dan guru masih boleh menerima CPNS/CASN untuk tenaga tekni. Artinya pemkot masih memiliki peluang untuk mendapatkan CPNS/CASN baru.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Edi Budi Prabowo mengatakan, pemkot jangan mengejar tambahan CPNS/CASN baru dengan dalih kekurangan tenaga teknis. Tapi sebaiknya Pemkot memaksimalkan PNS/ASN yang dimilikinya. Saat ini masih banyak PNS/ASN yang tidak kebagian posisi. Akibatnya, masih ada penganggguran terselubung di tubuh PNS/ASN Pemkot itu sendiri. “Maksimalkan PNS/ASN yang ada dulu, baru kalau sudah maksimal minta tambahan kuota CPNS/CASN,” terang politisi asal partai Golkar tersebut.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



There Is 1 Response So Far. »

  1. KATANYA MAHASISWA PGSD PHK A DAN BERASRAMA DI JANJIKAN DIANGKAT MENJADI CPNS SEBAGAI GURU SD DI KABUPATEN DELI SERDANG DAN MENANDATANGANI SURAT PERNYATAAN BERSEDIA BERTUGAS DI KAB DELI SERDANG SEBAGAI DAERAH YG MENGIRIM KULIAH IKATAN DINAS DI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN.SUPAYA TIDAK DIPERSALAHKAN KAMI SUDAH BERKONSULTASI DENGAN BAPAK KEPALA BKD DAN BAPAK KADIS DIKPORA TENTANG PENGANGKATAN KAMI MENJADI CPNS. BERDASARKAN SARAN MERKA KAMI SUDAH MENGIKUTI TESTING CPNS THN ANGGARAN 2010.TAPI SETELAH PENGUMUMAN HANYA 2 YG LULUS DARI 15 ORANG,FORMASI BUAT GURU SD MEMPRIORITASKAN ANAK D2 KETIMBANG KAMI YG S1.DARI 33 GURU HANYA 3 YG S1 SELEBIHNYA ANAK D2 SEBANYAK 30 ORANG. KINI ALUMNI MAHASISWA UNIMED TIDAK KERJA (NGANGGUR).KARENA PEMDANYA TIDAK ADA NIAT MENGANGKAT MEREKA MENJADI PNS APALAGI MEMPRIORITASKAN KAMI.KLAU TIDAK PERCAYA SILAKAN TEMUI MAHASISWANYA ADA DI KABUPATEN DELI SERDANG SEMUANYA ADA D ASRAMA MEREKA SUDAH PERNAH MENEMUI PEMDANYA MASING2 TP PEMDANYA TIDAK MAU MEMPRIORITASKAN APALAGI MENGANGKAT MEREKA.SEMUA PIMPINANNYA TIDAK MAU MENGANGKAT SILAKAN ANDA IKUTI TES CPNS KATANYA,SEMENTARA KALAU MENGUSULKAN UNTUK PENERIMAAN CPNS BERIBURIBU APAKAH INI YG MAU MEMAJUKAN DUNIA PENDIDIKAN , DIKTI HARUS BERANI MENGAMBIL SIKAP JANGAN SAMPAI PROGRAM YANG BAIK INI SIA-SIA KARENA ULAH PEMDANYA YANG TIDAK MAU MEREKOMENDASIKAN MEREKA MNJD PNS, ARIF ABDILLAH,S.Pd no hp 081376005274