Home » Uncategorized » Penipuan Marak, DKI Tak Buka Pendaftaran CPNS/CASN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan tidak pernah membuka penerimaan CPNS/CASN. Hal itu diungkapkan lantaran banyaknya kasus penipuan dengan modus penerimaan CPNS/CASN DKI. Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI, Budihastuti mengungkapkan, saat ini banyak kasus penipuan penerimaan CPNS/CASN dilakukan oknum yang mengatasnamakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta dan pejabat atau pegawai di lingkungan BKD DKI.

“Oknum ini melakukan berbagai tindakan penipuan menawarkan jasa dengan memungut biaya dalam penerimaan CPNS/CASN di jajaran Pemprov DKI,” kata Budihastuti di Balaikota DKI, Jakarta, Rabu (18/1/2012).

Untuk itu, sejak dikeluarkannya kebijakan moratorium CPNS/CASN oleh pemerintah pusat pada 2011 lalu, maka Pemprov DKI tidak melakukan penerimaan CPNS/CASN DKI mulai di 2011 hingga 2012 ini.

Diungkapkannya, masyarakat harus paham, selama ini pendaftaran pendaftaran pegawai dilakukan dengan e-recruitment melalui website resmi Pemprov DKI Jakarta. “Semua melalui internet, untuk meminimalisasikan pertemuan antara peserta dan pejabat atau staf BKD DKI yang dapat menimbulkan kecurangan,” ujarnya.

Jika pun ada, lanjut Budi, BKD DKI tidak pernah menerima uang atau memungut biaya dari para peserta dalam setiap proses penerimaan CPNS/CASN yang telah ditetapkan. CPNS/CASN DKI yang diterima bekerja di Pemprov DKI murni berdasarkan hasil seleksi administrasi dan lolos tes pengetahuan yang dilakukan secara terbuka.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi Nomor 02/SPB/M.PAN-RB/8/2011, Menteri Dalam negeri Nomor 800-632 Tahun 2011, Menteri Keuangan Nomor 141/PMK.01/2011 tentang Penundaan Sementara Penerimaan CPNS/CASN, maka dilakukan penundaan sementara atau moratorium penerimaan CPNS/CASN.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.