Home » Uncategorized » Periksa DPRD, Polres Izin Gubernur

Gagal diselesaikan secara kekeluargaan, kasus dugaan penipuan calon pegawai negeri sipil (CPNS/CASN) yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Ribut Fadilah terus menggelinding di jalur hukum. Guna memeriksa legislator dari PKB itu, Polres pun akan melayangkan surat ke Gubernur Jatim.

            ”Pekan ini, kami akan menyurati gubernur untuk meminta izin memeriksa anggota DPRD tersebut (Ribut Fadilah, Red.),” ujar Kanit Reskrim Polres, Ipda Mustaji, Kamis (9/2) pagi tadi.

            Pemeriksaan terhadap anggota DPRD dari Kecamatan Kuripan itu dilakukan setelah polisi memeriksa korban penipuan CPNS/CASN, Erni Wahyu Rita Isnaini, warga Pilang, Kota Probolinggo. Penyidik polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi seperti, Ismail, suami Erni dan Hasan, Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Hidayah, Desa Kedawung, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo.

            Seperti diketahui, Erni bekerja sebagai guru honorer di MI Nurul Hidayah. Sebelumnya, pertengahan Januari lalu, Erni didampingi suaminya dan penasihat hukumnya, Hasmoko mendatangi Mapolres. Tujuan Erni, melaporkan dugaan kasus penipuan yang dilakukan Ribut.

            Kepada polisi, Erni mengaku, Ribut menjanjikan dirinya bisa menjadi PNS/ASN dengan syarat menyerahkan uang Rp 80 juta, 2010 silam. Ternyata hingga kini, keinginan Erni menjadi PNS/ASN belum terwujud sementara uangnya sudah amblas.

            Kepala MI Nurul Hidayah, Hasan diperiksa sebagai saksi karena dianggap mengetahui duduk perkara kasus tersebut. Apalagi Hasan yang mengantarkan Erni bertamu ke rumah Ribut di Desa Jatisari, guna meminta tolong bisa menjadi PNS/ASN melalui ”jalur khusus”.

            Sementara itu sejak kasus ini ditangani Polres, penasihat hukum Erni, Hasmoko mengatakan, sudah tiga kali didatangi Ribut. Pertama pertengahan Januari lalu, begitu kasus tersebut dilaporkan ke Polres. ”Yang kedua sekitar sepekan lalu, dan terakhir Senin (6/2) lalu,” ujar Hasmoko.

            Tujuan Ribut mendatangi kantor pengacara di Mayangan, Kota Probolinggo itu untuk menyelesaikan kasus dugaan penipuan CPNS/CASN itu secara kekeluargaan. Caranya, Erni diminta mencabut laporannya di Polres dengan kompensasi Ribut mengembalikan uang Rp 80 juta. ”Tawaran itu kami tolak, karena klien kami sudah bulat menempuh jalur hukum,” ujarnya.

            Sementara itu Ribut sendiri kepada wartawan membantah, telah menipu Erni. ”Ini murni utang-piutang. Saya punya utang Rp 70 juta kepada Erni, ini kok malah dilaporkan Rp 80 juta,” ujarnya.

            Karena utang-piutang (perdata), Ribut pun bermaksud menyelesaikan utangnya kepada guru honorer itu. ”Jadi penyelesaiannya bukan di kepolisian, karena ini utang- piutang,” ujar Ribut.

            Penyidik polisi pun sudah menyiapkan rencana, begitu izin gubernur turun, Ribut langsung dimintai keterangan. ”Setelah Pak Ribut kami periksa, tahapan berikutnya kami bakal memeriksa pihak BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Kabupaten Probolinggo,” ujar Ipda Mustaji.

            Soalnya kepada Erni, Ribut menyatakan, sudah berkoordinasi dengan BKD untuk bisa meluluskan guru berjilbab itu agar menjadi PNS/ASN. isa



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



There Are 3 Responses So Far. »

  1. I simply want to tell you that I’m very new to blogs and absolutely liked you’re blog. More than likely I’m likely to bookmark your blog . You surely come with beneficial posts. Thank you for sharing your website page.

  2. It’s an honor to have the free chemistry planet magazine app.

  3. I must say, as considerably while i enjoyed reading what we was required to say, I couldnt help but lose interest after a while. Its that you had a good grasp round the topic matter, and you forgot to include your potential customers. Perhaps you should think of this from a great deal more than one angle. Or maybe you shouldnt generalise so a lot. Its better if you think maybe about what others may have to say instead of just getting a gut respond to the patient. Think about adjusting your own personal believed process and giving individuals that may look at this the advantages of the doubt.