Home » Uncategorized » Perpres Pembatasan BBM Bersubsidi Mulai Dikaji

Guna mengetatkan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mengkaji revisi dua peraturan presiden (Perpres). Hal ini diungkapkan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Waryono Karno yang ditemui dalam acara Seminar Nasional Bisnis Hilir Minyak dan Gas Bumi, di Hotel Millenium, Jakarta, Rabu (9/11/2011).

“Pengaturan perpres itu sedang kita revisi. Perpres nomor 9 tahun 2006 dan Perpres nomor 55 tahun 2005 tentang penggunaan BBM bersubsidi itu,” ujar Waryono.

Dia menambahkan, dengan revisi tersebut, diharapkan rencana pembatasan dapat diberlakukan April 2012. Namun tidak menutup kemungkinan sebelum April itu pembatasan akan berlaku jika perpresnya sudah selesai direvisi. “Saat ini tinggal tunggu Perpresnya saja keluar. Tapi untuk konsep dan drafnya sudah jadi,” tambah dia.

Menurutnya, dalam pembuatan perpres ini, nantinya akan dua kementerian lain yang terkait. “Karena perpres itu kan harus menggunakan prosedur. Jadi kita melibatkan Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN,” jelasnya.

Waryono juga menegaskan pembatasan ini harus segera dilakukan karena BBM subsidi ini merupakan beban negara. “Subsidi itu kan pakai pengaturan. Selain itu subsidi itu juga beban negara. Jadi kalau tidak diatur bagaimana. Beban negara makin berat dong,” pungkasnya.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.