Home » Uncategorized » PNS di Bitung Wajib Apel Perdana

Hari ini ribuan pegawai negeri sipil (PNS/ASN) Kota Manado kembali akan melaksanakan tugas dan kewajibanya sebagai abdi negara. Mengawali itu akan digelar apel perdana setelah cuti bersama dalam rangka Idul Fitri 1 Syawal 1432 H. Untuk itulah pemerintah Kota Bitung akan bertindak tegas manakalah masih ada PNS/ASN yang menambah waktu liburnya dengan tidak mengikuti apel serta tidak masuk kantor. “Kami harap tidaka ada pegawai yang menambah hari libur,” kata  Erwin Kontu SH Kasubag Humas dan TUP Pemkot Bitung kepada Tribun Manado, Minggu (4/9/2011).

 Menurutnya sudah cukup para pegawai melawati hari liburnya karena apel perdana diawal bulan September ini sudah wajib dilakukan oleh seluruh jajaran pemerintahan daerah.

 ”Sudah sesuai dengan jadwal resmi dari pemerintah pusat,” tambahnya. Jangan lagi ada alasan-alasan dari para pegawai untuk tidak ikut apel dan masuk kantor karena pemko Bitung akan memberikan sanksi bagi mereka. “Apel sendiri akan berlasung di lapangan Kantor Walikota Bitung pukul 7.30 Wita,” tutur Kontu. Lanjutnya usai pelaksanaan apel perdana pemerintah kota Bitung akan melaksanakan rapat kodinasi dengan seluruh SKPD dan unit kerja lainnya yang ada di Pemko Manado.

“Dalam rapat tersebut akan mengevaluasi kinerja dari SKPD dan unit kerja,” kata dia. Terpisah kepala Badan Kepegawaian daerah Kota Bitung Ferdinand Tangkudung menegaskan untuk sanksi bagi mereka yang menambah waktu libur akan diberlakukan. “Sanksinya bisa berupa tidak akan diberikan tunjangan, penundaan gaji berkala, serta penundaan kenaikan pangkat,” tegas Tangkudung. Untuk itulah BKD Kota Bitung akan melakukan absensi ke semua SKPD pada saat apel berlangsung. “Lihat saja besok  dilapangan kantor Walikota,” tambahnya.

 Pemko Bitung sendiri sudah sejak awal liburan mewanti-wanti agar para PNS/ASN saat kembali masuk kantor harus melakukan absen sebanyak tiga kali sehari.

“Sejak lalu teparnya hari terakhir sebelum libur kami melakukan absensi 1 hari 3 kali,” kata dia. Dijelaskannya terkait sanksi yang akan diberikan kepada pegawai sudah sesuai dengan PP Nomor 53 tahun 2010 tetang disiplin pegawai. “Disampung teguran lisan dan tulisan sanksinya akan kumulatif melalui rekap dari BKD kemudian diteruskan ke pimpinan untuk diberikan teguran,” pungkasnya



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.