Home » Uncategorized » PNS Pemkot Makassar Tambah Libur, Sanksinya Tidak Berkantor Lagi

Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin kembali menegaskan upayanya untuk menegakkan kedisiplinan terhadap seluruh pegawai negeri sipil (PNS/ASN) lingkup pemerintahan daerah kota Makassar yang sedang cuti atau libur lebaran. Upaya tegas Ilham tersebut disampaikan saat mengikuti acara open house di kediaman Pendiri Bosowa HM Aksa Mahmud, Jl Khairil Anwar, Makassar, Jumat (2/9).

Bagi PNS/ASN yang telah menambah liburnya akan diberi sanksi untuk tidak aktif berkantor lagi.”Saya sudah bilang dulu bahwa kita kan sudah kasi libur jadi kalau masih ada yang mencoba menambah liburnya maka kita buatkan SK perpanjangan libur seterusnya, liburmi saja terus tidak usah masuk kantor,”tegas Ilham.

Menanggapi upaya Walikota tersebut camat Manggala Andi Syamsu Alam juga akan menindak tegas pegawainya yang tidak hadir upacara pada hari senin pekan depan.

“Saya sangat setuju dengan pak Wali. Jadi nanti pada saat upacara di hari pertama masuk kantor, saya akan mencari siapa yang tidak ikut upacara. Kalau ada yang tidak hadir maka saya akan catat dan kemudian setelah upacara saya akan melapor ke pak Wali bahwa ini yang tidak masuk kantor,”kata Syamsualam saat dihubungi Tribun melalui telepon selulernya.

Begitupula camat Biringkanaya Yasir juga menegaskan bahwa pada saat upacara hari senin pekan depan , ia akan mengabsen pegawai yang hadir dalam upacara.

“Jadi nanti kita akan memanggil pegawai satu persatu, siapa yang tidak hadir maka akan kami laporkan langsung kepada badan kepegawaian daerah pemerintah kota Makassar untuk diproses pada kisaran jam delapan sampai jam sembilan,”tegas Yasir.

“Kami tidak menerima alasan bagi pegawai yang tidak hadir. Bagi yang sakit harus ada keterangan dokter yang menerangkan bahwa yang bersangkutan benar-benar sakit pada hari itu juga. Tidak ada cerita lagi kenapa tidak datang, kan kita sudah beritahu sebelumnya,”Yasir menambahkan.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.