Home » Uncategorized » PNS Pemprov DKI Mangkir, Tunjangan Dipotong

Masa libur bersama berakhir Minggu (4/9). Dan Senin (5/9), seluruh pegawai negeri sipil (PNS/ASN) wajib masuk kerja termasuk pegawai Pemprov DKI. Oleh karena itu, bagi PNS/ASN yang tetap mangkir, tunjangan kerja daerah (TKD) yang diterimanya akan dipotong Rp120 ribu sehari.Untuk itu, Gubernur DKI Jakarta H. Fauzi Bowo telah memerintahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Inspektorat melakukan pengecekan terhadap PNS/ASN di seluruh unit kerja.

“Yang tetap mangkir pasti akan mendapat sanksi berupa pemotongan TKD sampai Rp120 ribu sehari, tergantung golongannya. Makin tinggi golongannya maka potongan bakal semakin besar. Bahkan pada tingkat pimpinan unitnya bisa mendapat sanksi penundaan kenaikan golongan atau penundaan kenaikan gaji,”kata Fauzi Bowo disampaikan Cucu Kurnia Ahmad, Kepala Bidang Informasi Publik Pemprov DKI Jakarta, Jumat (2/9).

Ia menjelaskan kedua instansi tersebut sudah diperintahkan Gubernur melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh pegawai. “PaK Gubernur mengaharapkan agar seluruh PNS/ASN mematuhi aturan yang sudah ditetapkan.”

Intinya, kata Cucu, Gubernur berharap agar seluruh PNS/ASN memiliki disiplin kerja yang tinggi sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Selain kepada kedua instansi itu, fauzi Bowo juga memerintahkan seluruh pimpinan unit kerja mengawasi anggota unitnya.“Agar pengawasannya merata maka seluruh pimpinan unit kerja memantau anak buahnya masing-masing.”

H.M. Firmansyah, Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, mendukung gebrakan Fauzi Bowo tersebut. Ia meminta agar Inspektorat benar-benar melaksanakan fungsinya dengan baik. “Bagi PNS/ASN, masa libur yang diberikan pemerintah cukup untuk bersilaturhami dengan keluarga. Jadi jangan ditambah lagi.”



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.