Home » Uncategorized » Puluhan CPNS/CASN Boltim Menuntut Dikeluarkannya NIP CPNS/CASN

Puluhan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS/CASN) Boltim mendatangi Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XI, menuntut segera dikeluarkannya Nomor Induk Kepegawaian (NIP) mereka. Hal ini karena berdasarkan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Manado memenangkan mereka, Selasa (8/11/2011). Mereka datang berbondong-bondong menggunakan kendaraan roda empat dari berbagai daerah berkumpul di kantor yang berlokasi di Mapanget tersebut.

Petra Mokoginta satu di antara CPNS/CASN mengaku hasil pertemuan beberapa waktu lalu Kepala BKN Regional XI berjanji akan mengeluarkan NIP jika ada telah keluar putusan PTUN. “Kepala BKN Regional XI berjanji kepada kami jika putusan PTUN keluar, satu jam kemudian akan keluar,” ungkapnya.

Ia dan ratusan CPNS/CASN lainnya sudah cukup bersabar menanti keluarkan NIP, namun sudah hampir satu tahun dan telah melakukan pertemuan demi pertemuan, belum juga keluar. Padahal jika mengikuti aturan mengeluarkan NIP tidak perlu menunggu putusan pengadilan. “Saya curiga ada permainan antara BKN dengan pihak penggugat, sebab selama ini ada kesan BKN terus mengulur waktu,” ungkapnya.

Untuk itu ia dan yang lainnya bertahan di kantor ini sampai bertemu dengan kepala BKN untuk segeraa mengeluarkan NIP.

Santi Monik CPNS/CASN lainnya mengatakan bersama teman-teman akan bertahan di kantor BKN Regional XI sampai dengan ada keputusan. Sebab ia sudah jauh-jauh dari Boltim tidak mau pulang tanpa hasil. “Saya datang dari Boltim, jadi, tidak mau pulang dengan tanpa hampa,” tuturnya.

Hasil kelulusan ia dan yang lainnya diumumkan melalui media dan ditandatangani oleh bupati. Sehingga tidak diragukan lagi legalitasnya. Jangan sampai gara-gara 34 lainnya yang bermasalah ia menjadi korban. “Jumlah yang lulus CPNS/CASN 324, sampai saat ini masih terkatung-katung,” ungkapnya.

Padahal dirinya sudah dipecat dari perusahaan swasta tempatnya bekerja, karena telah diterima PNS/ASN. Namun sampai saat ini ia masih belum jelas nasibnya.

Para CPNS/CASN yang menuntut haknya kemudian ditemui Kepala Bidang Status Pegawai Negeri Suharno didampingi Kepala Bidang Mutasi Sinton, mengatakan ia saat ini Kepala BKN Regional XI tidak berada di tempat karena sedang bertugas ke Sumatera. “Sehingga saudara-saudara sekalian tidak dapat menemuinya,” ungkapnya dihadapan warga.

Namun ia telah menghubungi atasannya tersebut untuk menyampaikan maksud dari para CPNS/CASN. Kepala BKN baru akan pulang pada besok malam (hari ini). “Jadi, sebaiknya saudara-saudara sekalian pulang. Karena kami tidak dapat memberi keputusan,” ungkapnya.

Mendengar penjelasan tersebut para CPNS/CASN kemudian berteriak-teriak mengecam BKN. “Kami akan tuntut hak kami sampai liang lahat!” Teriak satu diantara penuntut. “Kami begitu setia menanti keluarnya NIP kami namun sampai saat ini masih belum jelas. Ingat pak hukum karma berlaku,” teriak yang lainnya.

Setelah melakukan perundingan dengan sesama CPNS/CASN. Mereka kemudian memutuskan untuk tidak jadi menginap di Kantor BKN Regional XI. Namun akan kembali dengan membawa keluarga mereka. Sehingga nantinya yang datang akan lebih banyak lagi. “Kami akan datang kembali pada hari Kamis dengan massa yang lebih banyak lagi,” ungkapnya. Akhirnya dengan naik kendaraan masing-masing CPNS/CASN yang terdiri dari laki-laki dan perempuan membubarkan diri. (erv)



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.