Home » Uncategorized » Pungutan Liar di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau melakukan pungutan liar terhadap CPNS/CASN formasi tahun 2009 yang akan mengambil Surat Keputusan (SK) sebagai PNS/ASN. Satu CPNS/CASN minimal membayar Rp 200 ribu per orang dengan jumlah CPNS/CASN sebanyak 452 orang.

Pemerintah Pusat baru saja mengeluarkan SK pengangkatan untuk CPNS/CASN formasi tahun 2009 lalu sebanyak 452 orang di lingkungan Pemprov Riau. SK PNS/ASN itu dititipkan di BKD Riau untuk dibagikan hari ini, Senin (18/04/2011).
Saat pembagian SK ini, pihak kantor BKD membuat pungutan liar meminta dana sumbangan kepada setiap CPNS/CASN. Malah dana sumbangan itu dikumpulkan dalam sebuah kotak seperti kotak amal.
Setiap CPNS/CASN ‘diwajibkan’ membayar Rp 200 ribu per orang dengan dalih untuk uang map, dan administrasi lainnya. Namun demikian pihak BKD Riau tidak memberikan kwitansi bagi mereka yang telah mengeluarkan duit untuk membayar pungli tersebut.
“Panitia yang membagikan SK PNS/ASN ke kita terang-terangan meminta dana sumbangan minimal Rp 200 ribu. Alasannya katanya uang adminitrasi dengan uang map. Tapi ada juga yang malah mengasi lebih dari yang dipatokkan oknum pegawai di BKD Riau,” jelas seorang PNS/ASN yang enggan disebutkan namanya kepada detikcom.
Masih menurut sumber tadi, pihak pegawai BKD menyebutkan dana sumbangan tersebut hanya sukarela. Walau disebut sukarela tanpa paksaan, tapi tetap saja para pegawai di BKD meminta minimal rp200 ribu.
“Kalau kita kasih kurang dari Rp200, mereka bilang, kita pelit. Kita malah untuk dipersulit mereka saja, akhirnya terpaksa bayar,” kata sumber detikcom.
Malah nekadnya, pegawai PNS/ASN di BKD Riau tidak segan-segan melakukan pungutan itu di hadapan wartawan. Malah ada wartawan yang membidik dengan kamera saat pembayaran uang tersebut, namun para pegawai di BKD tampak cuek.
Mereka malah tampak santai tetap memungut dana sumbangan tersebut untuk dimasukan ke dalam kartus yang tersedia di meja panitia pembagian SK tersebut. Malah para pegawai BKD tampak senyam-senyum walau belasan wartawan melihat mereka melakukan pungli.
Jika saja jumlah CPNS/CASN sebanyak 452 orang dengan membayar Rp 200 ribu, maka dana yang diraup para CPNS/CASN tersebut mendekati Rp 1 miliar. Kepala BKD Riau Sais Saqlul Amri ketika akan dikonfirmasi telepon selulernya tidak aktif.
Sementara itu, Karo Humas Pemprov Riau, Chairul Riski kepada detikcom tidak membantah terjadinya pungli tersebut. Menurutnya, pungutan yang diberlakukan para pegawai BKD Riau itu tanpa sepengetahuan pimpinannya.
“Saya tadi sudah konfirmasi kepada Kepala BKD Riau soal pungutan tersebut, bahwa hal itu terjadi tanpa sepengetahuannya. Kepala BKD Riau berjanji akan melakukan tindakan tegas terhadap stafnya yang telah memungut uang tersebut,” kata Riski.
Pihak Pemprov Riau juga kecewa dengan adanya pungutan liar yang dilakukan oknum pegawai di BKD Riau. “Kita juga sudah minta Kepala BKD Riau untuk segera mengklarfikasi kepada stafnya dan harus memberikan tindakan tegas atas kasus tersebut,” kata Riski.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



There Is 1 Response So Far. »

  1. g ada yg tidak pake duit sekarang ini,,,untuk pendaftaran masuk bidan ptt aja di riau itu 150 ribu loh,,,bayangkan aja yg daftar 200 org brp org itu dpt,,belom lg masuk pns itu bayarnya 100 juta
    emang msuk pns bayar ya??
    jd org yg g punya duit g kan merasakan jd pns dunk,,,duit yg kalian makan itu nanti akan membawa kalian keneraka,,bayangkan aja setiap duit yg kalian terima itu adalah dosa,,,,kapan akan insyaf nya kalian ini