Home » Uncategorized » Sebanyak 122 Tenaga Honorer Pemkot Samarinda kini Nasibnya Tak Jelas

Pemberlakuan moratorium (pemberhentian sementara) terhadap seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS/CASN) makin membuat nasib ratusan tenaga honorer Pemkot Samarinda kian terjepit.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Samarinda, Suryawan Atmadja belum bisa memastikan apakah 122 tenaga honorer yang masa pengangkatannya sebelum 2005 dan sudah masuk data base di Badan Kepegawain Negara (BKN) terkena dampak moratorium tersebut.
“Sampai sekarang penjelasan resmi mengenai rencana moratorium belum kita terima. Meski sudah dipastikan, tapi soal 122 tenaga honorer yang masuk data base masih berada di tangan pemerintah pusat,” terang Suryawan.
Berdasarkan peraturan, 122 tenaga honorer tersebut seharusnya telah mengantongi Surat Keputusan (SK) Pengangkatan CPNS/CASN. Pasalnya, sesuai peraturan pemerintah tentang kepegawaian, seluruh tenaga honorer yang masa pengangkatannya sebelum 2005 dan masuk data base akan diangkat menjadi CPNS/CASN secara bertahap serta harus dituntaskan pada 2009 lalu. Namun akibat data dan kelengkapan administrasi yang diterima BKN banyak bermasalah, hingga kini masih terdapat 122 tenaga honorer yang belum menerima SK pengangkatan CPNS/CASN.
“Awal pekan depan akan kita tanyakan mengenai kejelasan Moratorium. Kami berharap kebijakan moratorium tidak berimbas dengan nasib tenaga honorer yang belum diangkat CPNS/CASN. Dan kalau pun ahkirnya berimbas, maka bisa dipastikan SK CPNS/CASN juga akan tertahan,” tambah Suryawan.
Seleksi berkas untuk pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS/CASN dilakukan oleh tim terpadu yang terdiri dari unsur Kementerian Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN – KB), Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Tim ini yang melakukan verivikasi berkas sebelum menentukan layak tidaknya tenaga honorer bersangkutan mendapat SK pengangkatan CPNS/CASN.
“Jadi pengangkatan CPNS/CASN sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui tim terpadu yang sudah dibentuk,” pungkas Suryawan.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



There Is 1 Response So Far. »

  1. sabar ya yang belum diangkan menjadi CPNS, saya aja sabar tidak diangkat menjadi CPNS dan saya sudah lama kerjanya dari tahun 2002 sampai dengan sekarang, saya menjadi PHL di Kejaksaan, mungkin bukan rezeki kita,…