Home » Uncategorized » Seleksi CPNS/CASN Diminta Digelar Awal Tahun 2012

Komisi XI DPR meminta penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN) dimajukan ke awal tahun. Saat ini seleksi penerimaan PNS/ASN selalu dilakukan pada akhir tahun. Demikian diungkapkan oleh Anggota Komisi XI I Wayan Koster di ruang rapat Komisi XI, Senayan, Jakarta, Senin (18/7/2011). Dia mengungkapkan, jika akhir tahun maka akan mempengaruhi anggaran di kementerian Lembaga terkait. “Penerimaan PNS/ASN di awal tahun bersamaan dengan modal kerja kita,” tutur dia.

Dijelaskannya, berkaca pada penerimaan PNS/ASN yang selama ini dilakukan pada akhir tahun, ditambah perlunya proses administrasi yang cukup panjang, dapat berimplikasi keluarnya Surat Keterangan (SK) pada awal tahun. “Sehingga penganggaran sedikit kesulitan,” tambahnya.

Awal tahun, kata dia, para CPNS/CASN tersebut juga sudah diangkat menjadi PNS/ASN. “Itu kalau bisa dari awal (tahun) diangkat,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bappenas/Menteri PPN Armida Alisyahbana menerangkan, saat ini memang usulan dimasukkan pada awal tahun sehingga penerimaan mendekati akhir. “Dengan proses administrasi yang panjang maka anggaran menjadi kurang efektif,” ujarnya di kesempatan yang sama.

Solusinya, imbuh Armida, maka pengusulan PNS/ASN dari kementerian lembaga terkait, bisa dilakukan menjelang akhir tahun. “Meskipun nantinya (penerimaan PNS/ASN) tahun anggaran berbeda,” jelas dia.

Untuk itu, sambungnya, maka Bappenas akan merekomendasikan kepada Kementerian PAN untuk dapat menerapkan kebijakan tersebut, pasalnya berapa PNS/ASN yang jadi kebutuhan dari masing-masing kementerian lembaga harus disampaikan ke kantor Kementerian PAN.

“Jadi total itu yang memiliki menteri PAN, bentuknya di kantor menteri PAN, karena yang koordinasikan Badan Kepegawaian Negara (BKN) jadi nanti ada jumlah alokasi. Tiap kementerian lembaga bisa ajukan ke sana, nanti dikaji dan ditetapkan berapa CPNS/CASN yang bisa diterima,” tukasnya.

Download Soal-Soal CPNS/CASN Indonesia



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.