Home » Uncategorized » Seleksi Penerimaan CPNS/CASN 2012, Modal Pintar Urusan Kedua

Seleksi CPNS/CASN tahun ini akan melibatkan para psikolog untuk tes psikotesnya. Keterlibatan psikolog ini tujuannya untuk menelisik kepribadian calon aparatur sipil negara. “Yang kita cari adalah SDM yang berkepribadian baik dan mau melayani,” kata Deputi SDM bidang Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Ramli Naibaho di Jakarta.

Sikap mau melayani ini, terangnya, menjadi salah satu syarat utama. Sebab, banyak PNS/ASN yang ogah melayani publik. Kalaupun mau, harus ada imbalannya dulu.”Modal pintar urusan kedua, yang pertama mau melayani dulu. Buat apa pintar tapi enggan menjadi pelayan masyarakat. Yang paling bagus dan klop, ya pintar dan mau melayani. Tapi kan susah, jadi kita utamakan yang berkepribadian rendah hati dan melayani masyarakat dengan baik,” tuturnya.

Jika sebelumnya, tes psikotes hanya sebagai pelengkap, mulai tahun ini menjadi penilaian utama. Itu sebabnya, KemenPAN&RB menggandengan Himpunan Psikolog Indonesia. Sedangkan konsorsium perguruan tinggi negeri (10 PTN) menangani tes akademisnya. “Kita libatkan 10 rektor PTN yang kapabel dan himpunan para psikolog agar CPNS/CASN yang dihasilkan benar-benar punya kompetensi tinggi. Selain itu untuk menghindari penggadaan lamaran, seleksi dibuat serentar agar satu pelamar hanya bisa melamar di satu daerah atau instansi,” pungkasnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, pemerintah menggadang-gadang, seleksi CPNS/CASN 2012 dimulai per Agustus dan paling lambat Oktober. Adapun kuota secara nasional adalah 134 ribu (pelamar umum dan honorer kategori satu).



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



There Is 1 Response So Far. »

  1. Yg terjadi nyatanya Pns tidak bekerja maksimal, karena sudah d angkat jd pns, maka dia bkerja sa enake udele dewe, datang cuma absen, trus pulang, siang datang lg untuk absen pulang, kalaupun ada yg betah dikantor cm duduk, fb an, ngerumpi, bila ada masyarakat yg datang di sambut dengan wajah masam krn ngerumpinya terganggu.

    Jd Ga akan bisa smua PNS bekerja sepunuh hati, karena dia berfikir:
    – harus balik modal dulu,(tau sendiri penyebabnya)
    – merasa hebat krn menang bersaing dr ribuan calon,
    – merasa lebih pintar, jd sbagian besar pekerjaan menyuruh tenaga honorer dgn alasan mengajari,
    – merasa sudah ga mungkin di pecat. Yg penting hadir.