Home » Uncategorized » Terkait HGU Mesuji, Menhut Nilai Urusan Daerah

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, angkat bicara soal kasus Mesuji yang terjadi di dua Provinsi berbeda. Latar belakang kasus yang terjadi di Sumatera Selatan dan Lampung ini katanya berlatar belakang sengketa tanah warga dengan perusahaan perkebunan. Karena itu pula, masalah Hak Guna Usaha (HGU) menjadi urusan pemerintah daerah dan bukan tanggungjawab Kementrian Kehutanan.

‘’Itu urusan pengusaha sama rakyat. Tidak ada urusan dengan pemerintah pusat.  Soal itu (HGU) urusan daerah, karena sekarang sudah otonomi daerah,’’ tegas Zulkifli menjawab wartawan di Istana Negara, Jumat (16/12).

Sebelumnya, ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim dalam keterangan persnya mengungkapkan, sebenarnya ada tiga kasus di wilayah yang sama-sama bernama Mesuji. Dua kasus terjadi di Provinsi Sumsel dan satu kasus lainnya di Provinsi Lampung.

Kasus pertama terjadi antara PT Sumber Wangi Alam (SWA) dengan warga di Sungai Sodong, Kecamatan Mesuji, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Peristiwa terjadi  pada 21 April 2011. Ada pembunuhan, yakni 2 warga disembelih. Pembunuhan terhadap warga ini membuat warga marah karena menduga 2 warga tewas korban dari PT SWA. Akhirnya, warga menyerang PT SWA yang menyebabkan 5 orang tewas yaitu 2 orang Pam Swakarsa dan 3 orang karyawan perusahaan.

Kasus kedua antara PT Silva Inhutani dengan warga di register 45 di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, terjadi sejak tahun 2009. PT Silva mendapatkan penambahan lahan Hak Guna Usaha (HGU). Warga terpancing amarahnya karena menilai HGU telah melebar ke wilayah pemukiman mereka. Konflik semakin meruncing ketika warga diusir dan rumah mereka dirobohkan paksa. Komnas HAM sendiri masih menyelidiki adanya korban dari kasus kedua ini.

Sedangkan kasus ketiga terjadi antara PT Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI) dengan warga di register 45, Kabupaten Mesuji di Provinsi Lampung, pada 10 November 2011. PT BSMI lokasinya berdekatan dengan PT Silva Inhutani.  Komnas HAM mengungkapkan terjadi penembakan terhadap warga yang dilakukan Brimob dan Marinir.  1 warga tewas dan 6 warga menderita luka tembak yang sampai sekarang masih dirawat di rumah sakit. Kasus ini disebut Kapolri, telah ditangani dan telah pula dilakukan pemeriksaan terhadap aparat.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



There Is 1 Response So Far. »

  1. I think this is a real great blog post.Really looking forward to read more. Will read on…