Home » Uncategorized » Tersangka Mengaku Bisa Masukan Orang Jadi CPNS/CASN

Tim penyidik Unit 2 Subdit II Reskrim Umum Polda Riau, tetapkan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN) di Dinas Disdukcapil, Meranti inisial Zl warga Perum Pandau Permai, Kampar sebagai tersangka dalam kasus penipuan atau calo CPNS/CASN di Kabupaten Meranti.  Dalam aksi tersangka Zl itu, korbannya bernama Dodi Priadi (26) warga Jalan Teratai, Pekanbaru mengalami kerugian sekitar Rp 40 juta..

Menurut Kasubdit II Reskrim Umum Polda Riau, Kompol Bayu Aji SH SIK melalui Kanit 2 Subdit II, , Kompol Efri Yanuari SH MSi, peristiwa penipuan itu dialami korban, Rabu (25/6) tahun 2010 lalu. Saat itu tersangka bertemu dengan korban, dan mengaku bisa menolong orang masuk CPNS/CASN di Meranti.

Merasa percaya akhirnya Dodi minta tolong ketersangka, dan dibuatlah kesepakatan atau perjanjian dari kedua belah pihak. “Dalam perjanjiannya korban harus menyerahkan uang Rp 50 juta kepada tersangka, dan kalau tidak terima uang kembali,” papar Efri.

Atas perjanjian yang ditandatangani korban dan tersangka bersama dua orang saksi, Dodi semakin percaya, dan ia menyerahkan uang Rp 40 juta ke korban, dan sisanya Rp 10 juta diberikan kalau sudah diterima. Ketika pengumuman hasil ujian CPNS/CASN dan siapa saja yang lulus Dodi langsung membeli koran. “Saat dilihat dan dicari ternyata namanya tidak keluara atau tidak lulus,” ungkap Efri.

Selanjutnya korban pergi menemui tersangka untuk meminta uangnya dikembalikan. Tapi saat ketemu tersangka hanya berjanji saja. Setelah ditunggu-tunggu ternyuata niat baik korban tidak ada juga. “Merasa sangat dirugikan korban melaporkan tersangka Juni 2011 ke kantor polisi,” ujarnya.

“Mendapat laporan itu lamgsung kita lakukan penyelidikan, dan hasilnya memang tersangka yang berada diluar rumah.Atas ulah tersangka tambah Efri, maka tersangka dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penggelapan. “Ungkapnyam (rsy)



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.