Home » Uncategorized » Wabup Pontianak: PNS Belum Profesional

Pada hari pertama masuk kerja pascalibur bersama Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Pontianak menggelar apel gabungan seluruh SKPD. Apel yang diikuti ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN) itu dipimpin oleh Wakil Bupati Pontianak, Rubijanto, di halaman Kantor Bupati Pontianak, Senin (5/9). Dalam kesempatan itu, Rubijanto meminta PNS/ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pontianak senantiasa meningkatkan profesionalisme kerja. Terutama dalam hal disiplin pegawai untuk bekerja dengan maksimal, guna memberikan pelayanan publik yang terbaik.

“Kita sudah diberikan waktu selama kurang lebih sepuluh hari untuk libur merayakan Idulfitri. Saya kira waktu liburan itu sudah sangat cukup waktu untuk refreshing dan bersilaturahmi bersama keluarga, tetangga dan teman,” kata Rubijanto.

Karenanya, Rubijanto menegaskan, pascaliburan Idulfitri agar tidak ada lagi PNS/ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pontianak yang melalaikan tugas dan tanggung jawabnya. Untuk itu, sesuai ketentuan UU yang berlaku, maka kepala SKPD dituntut untuk mencermati dan mengawasi para pegawainya.

“Kepada kepala SKPD tolong dicatat jika masih ada pegawainya yang tidak masuk kantor. Karena waktu libur yang diberikan sudah cukup. Untuk itu, tidak ada lagi PNS/ASN yang tidak masuk kantor pada hari ini,” tegasnya.

Lebih jauh, Rubijanto menilai, kinerja satuan PNS/ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pontianak belum maksimal. Terutama dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebab, masih banyak keluhan dari masyarakat terhadap kinerja SKPD dinilai belum profesional.

“Kepala SKPD dan jajarannya harus mencermati setiap keluhan yang disampaikan masyarakat tersebut. Agar dapat memperbaiki kinerjanya agar lebih baik ke depan. Tidak dapat dimungkiri masih banyak PNS/ASN yang berkeliaran di luar kantor, pada jam-jam kerja. Hal itu sangat tidak dibenarkan dan menunjukkan kinerja PNS/ASN tidak profesional,” bebernya.

Untuk itu, Wabup mengajak seluruh jajaran SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pontianak melakukan evaluasi secara menyeluruh. Lakukan pembinaan dan pengawasan terhadap jajarannya, agar memperbaiki sistem kerja dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Kami mengharapkan agar kepala SKPD mencermati dan memberikan pembinaan yang berkelanjutan kepada PNS/ASN di lingkungan kerjanya. Sebagai abdi masyarakat, PNS/ASN memiliki peranan dan fungsi yang strategis. PNS/ASN harus dapat menjadi teladan yang baik bagi masyarakat,” paparnya.

Menurut dia, disiplin kinerja PNS/ASN tidak hanya berdampak positif untuk kemajuan daerah dan masyarakat saja. Melainkan juga akan memberikan pembelajaran yang baik di lingkungan keluarga PNS/ASN itu sendiri. Karena, sikap dan perbuatan yang dilakukan akan menjadi contoh serta akan ditiru oleh anak-anaknya.

“Kalau kita sebagai orang tua saja sudah sering mangkir ataupun terlambat masuk kerja, tentu hal itu akan menjadi contoh yang buruk untuk anak-anak di rumah. Karenanya, pendidikan disiplin yang diterapkan tersebut tidak hanya berdampak positif terhadap kinerja PNS/ASN saja, melainkan juga lingkungan keluarganya,” tukasnya.

Usai menggelar apel gabungan dengan seluruh jajaran SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pontianak, Wakil Bupati Pontianak, Rubijanto juga berkesempatan melakukan sidak di beberapa SKPD. Rubijanto memeriksa absen kehadiran PNS/ASN yang masuk bekerja di hari pertama pascalibur bersama merayakan Idulfitri. (hry)



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



There Is 1 Response So Far. »

  1. Gimana mau dikatakan “profesional”, silahkan di cek sistem recruitment diatas tahun 2005 sampai sekarang melanggar kaidah undang-undang apa tidak? kemana kpk disana? 1 keluarga besar terdiri 4 org berstatus cpns, sudah biasakah?