Home » Berita CPNS » Ahok Ingin Jakarta Jadi Contoh Penerapan UU Aparatur Sipil Negara

 Walaupun sudah tidak menjabat sebagai anggota DPR, Wagub DKI Jakarta Basuki T Purnama masih dimintai pendapat tentang undang-undang yang dulu ia bidani. Salah satunya adalah UU Aparatur Sipil Negara. Dan Ahok pun berencana untuk menjadikan DKI Jakarta sebagai percontohan dalam penerapan UU tersebut.

“Ini kebetulan saya ikut membidani ini, saya di Komisi II (DPR RI). Wamen ini yang kasih narasumber, saya diundang ke sini untuk kita duduk bicara,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok), Senin (13/1/2014).

Hal itu ia sampaikan setelah mengikuti rapat mengenai UU Aparatur Sipil Negara (UU ASN) di Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta. Dalam rapat tersebut hadir pula Wakil Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Eko Prasojo beserta jajarannya.

Menurut Ahok, UU ASN ini menarik karena masyarakat non-PNS juga bisa menjadi kepala dinas. Namun, perubahan besar tersebut masih harus melewati banyak tahap. Salah satunya adalah izin presiden.

“Dengan seizin presiden, kita boleh menempatkan swasta jadi kepala dinas. Asal atas ijin presiden dan dengan seleksi terbuka. Ini menarik,” kata politisi Gerindra ini.

Ketika disinggung tentang keterkaitan implementasi UU ASN dan lelang jabatan di lingkup DKI Jakarta, Ahok dengan tegas mengatakan bahwa ia ingin DKI Jakarta menjadi percontohan dengan sistem lelang jabatannya itu.

“Kita ingin DKI selalu jadi model. Model substansi untuk UU ASN ini lho,” imbuhnya.

Seperti yang dilansir dari website KemenPan-RB, DPR akhirnya mengesahkan Rancangan Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi undang-undang dalam sidang Paripurna, Kamis (19/12/2013). Disahkannya RUU ASN menjadi undang-undang, semakin memperkokoh landasan hukum pelaksanaan reformasi birokrasi di tanah air.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.