Home » Berita CPNS » Aparatur Dituntut Profesional dan Kreatif

Baik buruknya kemampuan aparatur PNS dijadikan tolok ukur melihat profesionalisme birokrasi. Salah satu faktor yang menghambat kelancaran dan efektifitas birokrasi publik adalah tidak profesionalnya aparatur dalam menjalankan fungsi dan tugas. Karenanya, Badan Pendidikan Pelatihan (Diklat) Sumbar komit untuk mencetak aparatur profesional dan meningkatkan kom­pentensi PNS.

“Jika aparatur telah profesional pelayanan prima, maka pelayanannya akan cepat, tepat, transparan dan memuaskan masyarakat, demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (Clean Governanve Good Government). Intinya, dahulukan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan,” ujar Kepala Badan Diklat Sumbar, Rosman Effendi saat Diklat Pim III Angkatan XXIV di aula Badan Diklat Sumbar.

Aparatur juga dituntut selalu profesional dan kreatif dalam bekerja, mengingat besarnya harapan masyarakat terhadap kinerja pegawai negeri sipil dalam memberikan pelayanan publik. “Yang perlu diperhatikan setiap PNS, yakni memelihara dedikasi, integritas dan loyalitas yang tinggi. Lebih utama lagi, pegawai juga dituntut harus menanamkan pola pikir dan pola tindakan secara kreatif, inovatif dalam setiap kerja dan karya,” tambah mantan Sekkab Pessel ini.

Rosman mengajak seluruh PNS Pemprov untuk men­jadikan tahun 2013 sebagai tahun mengedepankan etos kerja yakni kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas. Kemudian dalam penanganan mekanisme administrasi pemerintahan, pembangunan serta pengelolaan adminis­trasi keuangan harus semakin baik, transparan, akuntabel yang bermuara pada good governance dan clean goverment.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.