Home » Berita CPNS » Bertahun-tahun Jadi Tukang Kebun, Slamet Akhirnya Jadi CPNS

Wajah Slamet tampak berbinar saat menerima Surat Keputusan Calon Pegawai Negeri Sipil (SK CPNS) dari Walikota Magelang, Sigit Widyonindito, di halaman Kantor Pemerintah Kota Magelang, Kamis (11/12/2014). Bagi Slamet, inilah saat yang dinantikan setelah bertahun-tahun menjadi tukang kebun sekolah dengan status tenaga honorer K-1.

Slamet mengatakan, sejak 2014 lalu dirinya menjadi tukang kebun di SMP Negeri 10 Kota Magelang dengan honor Rp 150.000 setiap bulan. Namun pria 42 tahun itu tidak banyak mengeluh.

Dia tetap bekerja dengan ikhlas meski honornya jauh dari kata layak untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan keluarga. Ia pun tidak malu mencari tambahan pendapatan dengan bekerja serabutan.

“Pertama kali kerja saya dapat honor Rp 150.000 per bulan. Honor bertambah hanya setahun sekali. Saya tetap bersyukur meskipun penghasilan tersebut tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” kata Slamet, Kamis siang.

Slamet tidak menyangka kerja kerasnya berbuah manis dengan resmi menjadi CPNS di Pemkot Magelang. Menurutnya, tak mudah untuk lolos seleksi CPNS. Karena harus bersaing dengan 50 orang peserta tes seleksi CPNS Kategori II beberapa waktu lalu.

Apalagi dirinya yang hanya lulusan SMP. Hanya dengan bekal pengetahuan yang cukup dan dukungan pihak keluarga, saat itu dirinya optimis bisa lolos seleksi.

“Saat mau tes, saya sering belajar bersama dengan teman-teman yang lain. Kami beli kumpulan soal tes CPNS, terus dikerjakan bareng-bareng,” ungkap warga Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, itu.

Slamet pun berkomitmen, setelah diangkat menjadi PNS dengan gaji rata-rata Rp 1,3 juta per bulan, dia akan tetap bekerja sebaik-baiknya dan bertekad semakin giat menjalankan tugas ditempat kerjanya.

Slamet adalah salah satu dari dari 30 honorer K-1 yang lolos seleksi CPNS Kategori II belum lama ini. Walikota Magelang, Sigit Windyonindito, berpesan, agar para calon PNS harus bersyukur dan bisa bekerja makin giat lagi. Sebab, banyak pegawai honorer lainnya yang belum bisa diangkat. Bahkan ada juga yang tidak bisa diangkat sebagai CPNS karena aturan.

“Selamat sudah diangkat menjadi CPNS. Kalian harus siap mengabdi dan ditempatkan dimana saja serta tidak menuntut minta pindah tugas keluar daerah sebelum waktunya, sesuai dengan surat pernyataan yang telah dibuat,” ujar Sigit usai menyerahkan secara simbolis SK tersebut.

Kabid Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Magelang, Syarifudin Hidayat, menerangkan, pegawai honorer kategori II yang diangkat menjadi CPNS terhitung mulai Juni 2014 ini sebanyak 30 orang. Rinciannya, untuk golongan I 2 orang, golongan II 14 orang, dan golongan III sejumlah 14 orang.

“SK tersebut terhitung mulai Juni 2014. Untuk formasinya, 16 orang tenaga guru, 2 orang tenaga kesehatan, dan 12 tenaga teknis lain,” ungkap Syarifudin.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.