Home » Berita CPNS » DPRD Ende Pertanyakan Nasib 522 Tenaga Honorer

DPRD Kabupaten Ende mempertanyakan nasib 522 tenaga honorer kategori 1 dan 2 yang lulus test CPNS tahun 2013 lalu namun hingga kini belum ada kejelasan soal nasib mereka.

Hal ini terungkap dari pandangan umum sejumlah fraksi DPRD Kabupaten Ende terhadap nota keuangan APBD Kabupaten Ende Tahun Anggaran (TA) 2015 pekan lalu di gedung DPRD Kabupaten Ende.

Fraksi Partai Nasdem meminta penjelasan Pemerintah terkait kapan pemberian SK bagi peserta yang lolos seleksi PNSD Kategori I dan II yang berjumlah 522 orang yang telah lolos seleksi sejak awal tahun 2014.

Hal serupa juga dikemukan oleh Fraksi Partai Golkar maupun Fraksi PKB serta Fraksi PDIP.

Menanggapi pertanyaan sejumlah fraksi, Bupati Ende, Ir. Marsel Petu dalam jawaban pemerintah mengatakan, terkait dengan pemberian SK bagi peserta yang lolos seleksi PNSD Kategori I dan II yang berjumlah 522 orang yang telah lolos seleksi sejak awal tahun 2014, dijelaskan bahwa berdasarkan surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Nomor : FH2/453/M.PAN-RB/3/2014, tanggal 28 Maret 2014, perihal tambahan alokasi Formasi CPNS Tahun Anggaran 2013 dan Tahun Anggaran 2014 dari Tenaga Honorer Kategori II, Tenaga Honorer Kategori II yang dinyatakan lulus sebanyak 522 orang sekarang sementara dalam proses verifikasi dan validasi oleh Tim Teknis Badan Kepegawaian Negara Regional X Denpasar.

Secara terpisah Kepala Badan Kepegawain Daerah (BKD) Kabupaten Ende, Manggo Magnus saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (15/12/2014) mengatakan saat ini tim Teknis Badan Kepegawaian Negara Regional X Denpasar sedang melakukan proses verifikasi dan validasi terhadap 522 tenaga honorer K 1 dan 2 yang lulus ujian.

“Prosesnya memang masih agak lama karena sebagian dari tim tehknis BKN Regional Denpasar turun ke daerah-daerah mempersiapkan pelaksanaan ujian CPNS formasi umum Bulan November lalu serta saat ini mereka baru pulang serta melakukan verifikasi data tenaga honorer termasuk tenaga honorer asal Kabupaten Ende,”kata Magnus.

Magnus mengatakan dirinya belum bisa memastikan sampai kapan proses verifikasi itu berlangsung namun demikian pihaknya terus melakukan komunikasi dengan pihak BKN Regional Denpasar sehingga bisa diperoleh informasi actual terkait nasib tenaga honorer asal Kabupaten Ende. “Tentunya selain lewat telepon maupun surat kami juga mengirimkan staf untuk mencaritau soal nasib tenaga honorer di BKN Regional Denpasar,”kata Magnus.*



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.